Menko Perekonomian Buka Penas Tani Secara Virtual

Metro- 10-06-2023 18:47
Tangkapan layar tayangan live streaming Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat membuka Penas Tani XVI 2023 di Sumbar, Sabtu (10/6). (Dok : Istimewa)
Tangkapan layar tayangan live streaming Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat membuka Penas Tani XVI 2023 di Sumbar, Sabtu (10/6). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) RI, Airlangga Hartarto membuka Penas Tani XVI 2023 di Sumbar.

Semula direncanakan Presiden RI, Joko Widodo akan membuka iven nasional di Sumbar itu, namun hal itu digantikan oleh Menteri Perekonomian RI ini secara virtual.

Airlangga Hartarto ketika membuka Penas Tani menyatakan, Indonesia telah membuktikan kepada dunia, bahwa dengan kerjasama antara petani, nelayan dan pemerintah, dan berhasil mengatasi masalah krisis pangan global dengan potensi dan kearifan lokal.

"Kita berhasil mengantisipasi dan mengambil langkah konkrit untuk kebutuhan pangan nasional," tutur Airlangga.

Menurutnya, ketegangan politik di berbagai negara dan kekhawatiran perubahan iklim dan akan terjadinya krisis pangan mengancam seluruh dunia. Dan Indonesia adaptasi dengan upaya yang sangat baik oleh petani dan nelayan terbaik putra bangsa ini.

"Semua kita lakukan dengan mengantisipasi dengan peningkatan produksi dan memastikan konsumsi pangan serta mengenalkan pangan ke negara lain sebagai komoditas ekspor," jelas Menko ini lagi.

Untuk kehadiran pemerintah mendukung sektor pertanian, terang Airlangga, merupakan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemerintah telah membangun infrastruktur penengah untuk penyediaan air, sarana transportasi agar logistik harus bisa bersaing dan kompetitif.

Pemanfaatan kualitas unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim dan penerapan pertanian cerdas, pemberian KUR oleh Perbankan yang tahun ini anggarannya Rp450 triliun.

"Menteri Pertanian silakan menggunakan secara optimal plafon anggaran untuk kebutuhan petani dan nelayan," jelas Airlangga Hartarto. (drz)

Komentar