Pemenang MTQN Direkomendasikan Ikut MTQ Internasional

Metro-57 hit 15-11-2020 12:04
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beri laporan penyelenggaraan saat pembukaan MTQN ke-XXVIII, Sabtu malam (14/11). (Dok Istimewa)
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beri laporan penyelenggaraan saat pembukaan MTQN ke-XXVIII, Sabtu malam (14/11). (Dok Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala -- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVIII resmi dibuka Menteri Agama RI, Fachrul Razi di Stadion Utama Sumbar, Nagari Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Sabtu malam (14/11).

Pada MTQN ke-XXVIII kali ini sebanyak 1.476 orang Qori dan Qoriah dari 32 provinsi ikut serta, dengan jumlah total kafilah sebanyak 2.086 orang.

Dalam sambutannya, Menag Fachrul Razi, MTQ adalah perhelatan yang sudah melekat dihati masyarakat Indonesia.

Baca Juga

"Iven MTQ diselenggarakan secara sistematis, rutin dan berjenjang setiap tahunnya mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional," ucapnya.

Bahkan pemenang MTQN nantinya akan direkomendasikan untuk mengikuti ajang MTQ Internasional setiap tahunnya.

Disamping itu Menag juga menyoroti perkembangan pondok-pondok tahfiz pada berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir. "Semua perkembangn itu diharapkan memberi efek positif terhadap kualitas kehidupan beragama," harapnya.

Selanjutnya Menteri Fachrul Razi menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mensukseskan penyelenggaraan MTQN ke-XXVIII di Sumbar.

Meskipun dilaksanakan dalam kondisi penuh keprihatinan dan kewaspadaan, Fachrul Razi mengharapkan semoga tidak akan menghilangkan substansi dan nilai syiar dari pelaksanaan MTQN ini," tutupnya.

"Dibuthkan Komitmen dan kedisiplinan untuk menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat disemua lini, semoga menjadi ikhtiar maksimal yang akan membawa sukses penyelenggaraan MTQN kali ini," ungkap Menag.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam laporannya selaku ketua umum panitia MTQN ke-XXVIII mengatakan pelaksanaan MTQN kali ini merupakan yang kedua bagi Sumbar selaku tuan rumah, terakhir dilaksanakan pada 37 tahun yang silam, tepatnya pada tahun 1983.

"Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik demi suksesnya penyelenggaraan MTQN. Hari ini pembukaan disetting secara luar biasa, dengan pendekatan adat Minang yang berfilosofi Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dan tentu dengan pendekatan Islam," jelasnya.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, Irwan Prayitno menyampaikan permohonan maaf atas kekurangnyamanan seluruh kafilah MTQN terhadap penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Kami mohon maaf membuat tidak nyaman para peserta, kami melakukan pengetatan untuk berbagai kegiatan agar kita tetap sehat," terangnya.

Irwan Prayitno mengajak semua pihak pada MTQN ke-XXVIII kali ini mengusung tema "Mewujudkan SDM Unggul, Profesional dan Qur'ani Untuk Indonesia Maju", kali ini untuk bisa merefleksikan zikir dan tafakur untuk membangun akhlak dan peradaban.

Turut hadir sejumlah pejabat teras Kementerian Agama RI, Kanwil Kemenag Sumbar, unsur Forkopimda Sumbar, jajaran Pemprov Sumbar, bupati wali kota se-Sumbar dan sejumlah tokoh masyarakat.

Komentar