Cegah Anak Stunting Lewat Buku KIA

Metro- 25-07-2023 15:55
Tangkapan layar YouTube pemaparan pakar tumbuh kembang anak Prof Dr dr Soedjatmiko SpA (K) MSi. (Foto : Fajril)
Tangkapan layar YouTube pemaparan pakar tumbuh kembang anak Prof Dr dr Soedjatmiko SpA (K) MSi. (Foto : Fajril)

.

Kemudian dalam mengurus anak, yang ternyata masih banyak dilakukan, tapi buku ini mengkonfirmasi bahwa ada beberapa kebiasaan tersebut yang sebenarnya salah. Sampai pola asuh anak dengan disabilitas, juga ada di buku ini.

"Jadi saya harap, banyak membaca, dan dari tim medisnya menjelaskan buku ini banyak informasi yang dibutuhkan. Jadi bukan hanya dibawa, saat periksa, tulis hasil, selesai. Beberapa negara lain juga menggunakan ini, dengan versi masing-masing, dan buku ini sudah di uji coba dan diakui," tuturnya.

Sementara Ketua Tim Kerja Kesehatan Balita dan Anak Prasekolah Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes dr Muhammad Yusuf MKM menekankan, upaya penurunan masalah gizi termasuk stunting perlu pencegahan dari hulu, perbaikan gizi remaja dan penguatan ANC.

Kemudian edukasi kesehatan dan gizi serta pencegahan balita bermasalah.

"Untuk balita, pastikan ditimbang dan diukur tiap bulan, pastikan berat badan selalu naik sesuai umur. Pastikan ASI Eksklusif dan MPASI kaya protein hewani, pastikan imunisasi lengkap, dan mendapatkan suplementasi gizi," tuturnya.

Untuk ibu hamil, sebut Yusuf, tidak anemia, pastikan yang KEK mendapat MT sesuai standar sehingga tidak melahirkan BBLR, dan pastikan ibu hamil menjalani pemeriksaan paling sedikit 6 kali selama kehamilan.

"Untuk putri, tidak anemia, pastikan minum TTD dan makan bergizi seimbang," ucapnya.

Dalam pencegahan stunting, kata Yusuf, juga perlu dukungan seluruh pihak. Utamanya melalui poros penguatan posyandu, puskesmas, rumah sakit. "Termasuk kerja sama lintas program dan lintas sektor terkait," tukas Yusuf. (ril)

Komentar