Layanan Kesehatan ke Depan bakal Dikuasai Provider IT

Metro- 19-08-2023 21:21
Ketua Umum Persi dr Bambang Wibowo SpOG KFM MARS FISQua saat memaparkan materi dalam Workshop Nasional Komite Tenaga Kesehatan Lainnya di Hotel Mercure Padang, Sabtu (19/8). (Foto : Fajril)
Ketua Umum Persi dr Bambang Wibowo SpOG KFM MARS FISQua saat memaparkan materi dalam Workshop Nasional Komite Tenaga Kesehatan Lainnya di Hotel Mercure Padang, Sabtu (19/8). (Foto : Fajril)

.

Ia menegaskan bayangkan saja di situ akan terjadi pergeseran sumber daya manusianya.

"Kita melihat pelayanan sekarang itu lebih kepada dokter. Nanti akan beralih lebih banyak kepada perawat-perawat yang spesialistik. Mereka langsung bekerja di klinik melayani masyarakat dan terhubung oleh sistem informasi yang ada di rumah sakit dengan baik. Di samping akan lebih banyak layanan tersebut menggunakanartificial intelegencedanrobotisasi," ucapnya.

Padahal kasus-kasus tertentu tidak lagi analisis awal dilakukan oleh dokter atau perawat. Tetapi oleh robot yang dilengkapi olehartificial intelegence.

"Berarti lebih pintar robotnya dari pada kita nanti. Dan itu sudah terjadi pada banyak negara maju," sebutnya.

Ia menekankan teknologinya yang sekarang itu banyak layanan kesehatan beraktivitas, berkomunikasi dan kerja sama dengan asuransi kesehatan.

"Nanti partnernya lebih banyak dengan provider yang terkait dengan teknologi informasi," ungkapnya.

Bambang mengatakan jangan heran seperti google, apple, amazone, microsoft justru akan menguasai layanan kesehatan itu sendiri.

"Dan semua layanan kesehatan itu juga diberikan yang mudah diakses masyarakat. Nantinya start up terlibat dalam pelayanan kesehatan. Jangan heran jika, terjadi perubahan yang dramatis tersebut," ucap Bambang.

Dengan adanya transisi ini maka perlu disiapkan sumber daya manusianya. "Karena tanpa adanya perubahan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia maka kita akan gagap untuk menghadapi perubahan," ucap Bambang.

Dia yakin rumah sakit internasional dengan modal asing tidak akan memberikan layanan kesehatan dengan pola sekarang. Mereka mengarah pada layanan-layanan kesehatan seperti ini.

"Jangan heran dan jangan gagap ketika nanti rumah sakit asing dengan modal besar untuk pemanfaatan sistem IT dan sistem pembayaran yang dilakukan itu akan berbeda dengan model tradisional yang selama ini kita terapkan. Ini harus hati-hati," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persi Wilayah Sumbar Dr dr Yusirwan SpB SpBA (K) MARS FISQua mengatakan kualitas pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan asuhan medis dan asuhan keperawatan.

Asuhan medis bermutu dapat diberikan oleh tenaga medis yang profesional di bidangnya dan asuhan keahlian bermutu dapat diberikan oleh tenaga keahlian yang telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan klinik yang memadainext

Komentar