Pada Ajang France International Folklore Festival 2023: Mahasiswi FKG Unand Perkenalkan Budaya Indonesia lewat Tarian

Metro- 26-08-2023 09:09
Mutiara Nabila Berlianti saat tampil di France International Folklore Festival 2023, belum lama ini. (Dok : Istimewa)
Mutiara Nabila Berlianti saat tampil di France International Folklore Festival 2023, belum lama ini. (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Mutiara Nabila Berlianti, mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas menjadi delegasi Indonesia pada France International Folklore Festival 2023, 3 Juli hingga 18 Agustus. Bersama Sanggar Syofyani Dance and Music Ensemble, dia menjadi salah satu penari yang tampil selama festival di sejumlah kota di Prancis.

Kota tersebut yakni Saint Malo, Ambert, Maintenon, Amelie Les Bains dan Montoire. Ini bagian dari upaya pelestarian sekaligus promosi budaya Indonesia khususnya Minang, Sumbar.

"Saya merasa senang dan bersyukur menjadi delegasi Indonesia di France International Folklore International 2023," kata Berli--panggilan akrab Mutiara Nabila Berlianti ini.

Ia mengatakan festival ini diikuti negara di Asia dan sejumlah negara di Eropa. Untuk negara di Asia diwakili Indonesia dan Filipina.

"Ada beberapa kegiatan diikuti selama festival. Ada namanya defile, parade, animasi, dan pertunjukan. Serta mengunjungi sejumlah tempat wisata di Prancis," sebut mahasiswi FKG Unand angkatan 2019 ini.

Saat parade mereka berjalan kaki seperti pawai menampilkan atraksi hoyak Tabuik Pariaman.

"Atraksi ini mendapat sambutan dari pengunjung yang menyaksikan parade tersebut. Dan kami pun penuh semangat menampilkannya," sebut anak dari pasangan Musbar dan Salmiati Adnan ini.

Ia mengatakan untuk show sendiri, bersama Syofyani Dance and Music Ensemble dipimpin Soni Destriana menampilkan 9 tarian.

"Itu pertunjukannya ada yang sampai 1,5 jam dengan beragam tarian. Dan bergantian dengan negara lain," tutur Uni Kota Padang 2021-2022 ini.

Selama festival berlangsung, mereka juga melakukan aksi sosial.

"Kami diajak ke panti jompo di Ambert. Di sana kami tampil menari di depan orang tua. Bahkan ada juga kegiatan lainnya mengajari anak-anak tari piring," ucap Duta Anti Radikalisme Polda Sumbar 2018 ini.

Berli mengatakan banyak pelajaran yang bisa diambil selama mengikuti festival tersebut.

"Mulai tambah banyak relasi dan banyak teman dari berbagai negara. Bahkan kedatangan delegasi Indonesia tahun ini di Prancis disambut hangat oleh semua volunteer dan panitia serta peserta dari negara lain," tutur perempuan kelahiran tahun 2001 ininext

Komentar