Meriahkan HUT RI, Bank Nagari Aksi Donor Darah

Metro- 28-08-2023 19:08
Dirut Bank Nagari M Irsyad turut menyumbangkan  darahnya saat aksi donor darah Bank Nagari, Senin (28/8). (Dok : Istimewa)
Dirut Bank Nagari M Irsyad turut menyumbangkan darahnya saat aksi donor darah Bank Nagari, Senin (28/8). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Keluarga besar Bank Nagari menggelar aksi donor darah di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda No 21 Padang, Senin (28/8). Kegiatan sosial itu dalam rangka peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang dan diikuti jajaran direksi termasuk Direktur Utama (Dirut) Muhamad Irsyad, serta karyawan Bank Nagari.

"Kegiatan donor darah ini diikuti oleh karyawan dan beberapa nasabah Bank Nagari yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Sebanyak 90 kantong darah terkumpul," kata Dirut Bank Nagari, Muhamad Irsyad.

Ia mengatakan kegiatan donor darah ini adalah dalam rangka kemanusiaan menuju pintu surga.

Untuk itu pihaknya akan terus mengupayakan agar kegiatan tersebut dapat dilakukan setidaknya dalam jangka waktu dua bulan sekali.

"Itu akan kita upayakan, dengan cara kita umumkan terus, sehingga kita punya partisipan sebagai anggota pendonor lewat Bank Nagari. Selain itu, nasabah kita banyak, bisa kita panggil, termasuk juga karyawan kita yang ada di kantor utama, dan beberapa cabang yang ada di Kota Padang," ujar M Irsyad.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Padang dr Widyarman mengatakan, kegiatan donor darah bermanfaat bagi PMI mengingat sekarang ini PMI membutuhkan darah yang permintaannya selalu meningkat.

Ini dikarenakan bertambahnya rumah sakit, bertambahnya orang sakit sementara stok darah yang bisa dikatakan selalu kekurangan.

"Dalam hal ini, kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Bank Nagari ini membantu. Kami mohonkan juga kalau kegiatan donor darah ini bisa dilakukan seperti instansi lain yang melakukan kegiatan donor darah ini satu kali dalam dua bulan," harapnya.

Ia menyebutkan rata-rata dalam sehari kebutuhan darah mencapai 200 kantong per hari.

Untuk itu, pihaknya terus mengupayakan menambah stok darah dengan cara berkeliling ke instansi-instansi, kantor-kantor, kampus, termasuk perbankan.

"Seperti diketahui, dengan banyaknya kebutuhan darah, apabila kita tidak bisa menyediakannya, berarti kita tidak bisa menolong orang yang sedang membutuhkan. Karena setetes darah sangat penting bagi kehidupan," pungkasnya. (ril/*)

Komentar