Hadiri HUT Kota Padang, Gubernur Mahyeldi Ajak Semua Pihak Berbenah

Metro- 08-08-2023 13:33
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah ketika menghadiri acara HUT Kota Padang, Senin, (7/8). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah ketika menghadiri acara HUT Kota Padang, Senin, (7/8). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh pihak untuk kembali mengenang dan mengevaluasi apa yang telah diperbuat untuk kota tercinta ini. Jika ada yang kurang segera perbaiki, sebaliknya jika telah baik mari dijaga bersama.

Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kota Padang ke-354.

"Kita mesti ingat kembali, tujuan dibentuknya kota ini. Lihat dan evaluasi apa yang sudah tercapai dan apa yang belum," ajak Mahyeldi saat memberikan sambutan di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Padang, Senin, (7/8).

Menurutnya, keberhasilan sebuah pemerintahan baik itu di tingkat kota maupun provinsi tidak bisa dipisahkan dari dukungan masyarakatnya. Lebih rinci itu digambarkannya dari bagaimana hubungan antara Pemerintah dengan DPRD sebagai representasi dari masyarakat, keduanya menurut Mahyeldi harus harmonis.

"Kolaborasi antar keduanya penting, untuk percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Gubernur Mahyeldi.

Sebagai Ibu Kota dari Provinsi Sumbar, Mahyeldi menginginkan Kota Padang bisa menjadi kota maju, kota beradab dan madani. Ia menilai itu sangat bisa dan mungkin diwujudkan mengingat di sana adalah pusat peradaban dari masyarakat intelektual Sumbar.

Ia menambahkan, dari sisi geografis Kota Padang merupakan kota terbesar di pantai barat pulau sumatera sekaligus ibu kota dari Prov. Sumbar. Padang merupakan pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia.

"Kita harus memandang ke depan, bergerak dan terus maju. Kota Padang harus lebih maju dari daerah lainnya di Sumbar. Padang adalah Ibu Kota banyak potensi yang bisa dimaksimalkan," tukuk Mahyeldi.

Mahyeldi tidak memungkiri, ada keterbatasan anggaran yang membatasi gerak Ibu Kota Sumbar ini dalam melangkah. Menyikapi itu, Gubernur Mahyeldi mengajak untuk berkolaborasi tidak hanya dengan sesama pemerintah tapi juga dengan sektor swasta.

Harus ada terobosan, kreatif dalam mencari sumber alternatif pembiayaan tanpa keluar dari ketentuan yang berlaku. Salah satunya dengan optimalisasi peran perantau untuk berpartisipasi dalam pembangunannext

Komentar