Dari Deklarasi Dukungan Partai PBB untuk Capres: Prabowo: Tak Ingin jadi Kacung Negara Lain

Metro- 09-09-2023 22:58
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo berikan pidato politiknya setelah menerima pernyataan dukungan menjadi Capres dari Partai PBB yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra di Padang, Sabtu (9/9). (Foto : Arzil)
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo berikan pidato politiknya setelah menerima pernyataan dukungan menjadi Capres dari Partai PBB yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra di Padang, Sabtu (9/9). (Foto : Arzil)

Padang, Arunala.com - Secara resmi Partai PBB mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada pilpres 2024 ini. Komitmen partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini ditandai dengan penyampaian dukungan yang disaksikan langsung oleh Prabowo di Padang, Sabtu (9/9).

Selain dukungan, Partai PBB sekaligus menegaskan partainya berada dalam barisan Koalisi Indonesia Maju bersama dengan Partai Gerindra pada pilpres 2024 nanti.

Bagi Prabowo, bergabungnya Partai PBB dalam koalisi Indonesia Maju, tentunya akan membuka peluang besar bisa maju sebagai pasangan calon pada pilpres 2024.

"Karena adanya dukungan dan satu koalisi dengan Partai Gerindra, maka saya berbesar hati dengan hal itu," kata Prabowo dihadapan ribuan kader Partai PBB yang hadir dalam konsolidasi kader itu.

Prabowo menerangkan, bila dirinya cukup dekat banyak tokoh Islam, terlebih tokoh Masyumi, bahkan mereka itu dianggap sebagai guru olehnya.

Selain kader PBB, Prabowo mengaku juga bangun komunikasi dengan pengurus organisasi lainnya seperti HKTI, Muhammad dan ormas lainnya.

"Jadi dengan adanya kepercayaan dari Partai PBB untuk maju menjadi Capres, ini membuat saya terharu," kata ketua Umum Partai Gerindra ini.

Berlatarbelakang sebagai seorang prajurit, lanjut Prabowo, tentunya memiliki jiwa patriot, orang yang cinta pada tanah airnya.

"Nah, bagi seorang patriot memang sudah jadi kewajiban bagi dirinya untuk mengabdi pada tanah air bahkan rela mengorbankan nyawanya sekalipun. Hanya dengan jiwa patriot ini, jelas menumbuhkan semangat dan tekad tak ingin jadi kacung dari negara lain. Ini bentuk dorongan jiwa bagi seorang patriot dalam dirinya," tegas Prabowo.

Terakhir Prabowo menyampaikan, tugas seorang patriot atau pemimpin, tidak boleh lelah, putus asa, dan tidak boleh tidak bicara.

"Seorang patriot atau pemimpin harus banyak berbuat dan membangun komunikasi dengan berbagai komponen, agar didapat informasi seperti apa yang dihadapi dan dirasakan rakyat," pungkas Prabowo. (cpt)

Komentar