JICA Perluas Kerja Sama dengan Sumbar: Sejumlah Sektor Dikupas untuk Pembangunan Berkelanjutan

Metro- 11-09-2023 17:09
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Kepala Bappeda Medi Iswandi saat menjamu tamu dari JICA Jepang di Padang, Senin (11/9). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Kepala Bappeda Medi Iswandi saat menjamu tamu dari JICA Jepang di Padang, Senin (11/9). (Dok : Istimewa)

.

"TPA Regional Solok ini perlu kita tata kembali. Diharapkan ada pola pengolahan sampah menjadi energy, dan melibatkan peran serta masyarakat," ucap Mahyeldi lagi.

Mahyeldi berharap, agar rencana-rencana yang mengapung dalam pertemuan dengan JICA dapat terwujud. "JICA sangat menyambut baik rencana-rencana yang kita upayakan, dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan nota kesepakatan atau MoU," ucap orang nomor satu di Sumbar ini

Di sektor kesehatan, Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi menjelaskan, akan dibicarakan rencana pembangunan dan pengembangan rumah sakit khusus layanan paru-paru dan kardiovaskular di Sumbar.

Ini diperlukan untuk menekan jumlah pasien asal Sumbar yang rujuk ke luar provinsi.

"Pemprov Sumbar berpotensi menjadi salah satu pusat pendidikan dan penelitian terbaik di bidang kedokteran paru dan kardiovaskuler melalui kerja sama dengan JICA Indonesia ini. Apa lagi angka kematian akibat kanker paru di Indonesia, terutama di Sumbar, masih cukup tinggi," ungkap Medi.

Sementara di sektor infrastruktur, katanya lagi, dibahas rencana pembangunan Jalan Bungus Lubuk Kilangan atau Tarantang (Lingkar Timur) untuk menyikapi terjadinya peningkatan arus lalu lintas, sehingga diperlukan jalan pengurai simpul-simpul kemacetan di sekitar Gaung Teluk Bayur.

Ada pun di sektor pendidikan, Pemprov Sumbar, sebut Medi, tengah berupaya untuk mengembangkan SDM melalui program vokasi demi terwujudnya SDM unggul untuk menopang pertumbuhan industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kerja sama ini direncanakan meliputi pengembangan penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi guru untuk memperoleh sertifikat internasional, hingga rekruitmen lulusan SMK," tukas Medi.

Selain itu, di bidang infrastruktur turut dibahas rencana pembangunan terminal terintergrasi jalur perkeretaapian.

Hal ini diupayakan sekaligus untuk mendukung kebijakan dan strategi pengembangan perkeretaapiaan demi mendukung sektor pariwisata. Sebab, Sumbar tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi kunjungan, tetapi juga daerah perlintasan di Sumatera.

Di sisi lain, Perwakilan JICA untuk Indonesia, Yasui Takehiro, menegaskan keinginan besar JICA dan Pemerintah Jepang untuk berkolaborasi dengan Pemprov Sumbar dalam berbagai bidangnext

Komentar