Kegiatan Diinisiasi Ketua DPRD Sumbar: Disbud Gelar Festival Warisan Budaya Tak Benda

Metro- 04-09-2023 14:16
Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama Kadis Kebudayaan Syaifullah menggelar konferensi pers terkait Festival Warisan Tak Benda, Senin (4/9). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama Kadis Kebudayaan Syaifullah menggelar konferensi pers terkait Festival Warisan Tak Benda, Senin (4/9). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Festival Warisan Budaya Tak Benda (Intangibel Cultural Haritage Festival) pada 12 sampai 17 Oktober 2023 mendatang di Kota Payakumbuh.

Ketua DPRD Sumbar Supardi didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Syaifullah, mengatakan, kegiatan festival yang akan digelar tersebut merupakan bagian untuk terus mengenalkan atau memasyarakatkan warisan budaya tak benda yang ada di Sumatera Barat.

"Ini upaya kita untuk mengenalkan dan memasyarakatkan warisan budaya tak benda kita terkhusus kepada generasi muda, sehingga seluruh generasi muda tetap mengetahui warisan budaya yang ada," ujar Supardi pada konferensi Pers, di ruang khusus 1 kantor DPRD Sumbar, Senin (4/9).

Seperti diketahui, Sumbar memiliki banyak warisan budaya tak benda yang telah diakui oleh Pemerintah pusat maupun dunia. Hingga saat ini pemerintah pusat telah mengakui sebanyak 96 warisan budaya tak benda dari Sumbar. Sementara itu pengakuan dari Unesco telah menetapkan 12 warisan budaya tak benda dari Indonesia yang salah satunya yaitu Silat dari Sumbar.

"Namun, pengakuan tersebut suatu waktu dapat dicabut kembali apabila warisan itu tidak aktif atau tidak dijaga dan dilestarikan dengan baik," terang Supardi.

Karena itu Supardi melalui dana pokirnya menginisiasi menggelar festival ini dalam upaya mengaktivasi warisan budaya tak benda yang telah mendapat pengakuan pemerintah pusat dan dunia tersebut.

Selain untuk melestarikan, kegiatan yang akan digelar ini juga untuk menjadikan warisan budaya tak benda menjadi objek destinasi wisata unggulan di Sumbar.

"Kalau objek wisata, setiap daerah mungkin punya tempat wisata unggulan yang indah dan eksotis. Tapi kalau budaya berbeda di setiap daerah, makanya kita tonjolkan budaya kita untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara," kata Supardi.

Supardi berharap kegiatan yang digelar ini dapat terus menambah kebanggaan masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Barat terhadap warisan budaya tak bendanext

Komentar