Dharmasraya Targetkan Kabupaten Informatif di 2023

Metro- 28-07-2023 16:56
Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska paparkan materi SOP KIP pada jajaran PPID se Kabupaten Dharmasraya, Jumat (28/7). (Dok : Istimewa)
Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska paparkan materi SOP KIP pada jajaran PPID se Kabupaten Dharmasraya, Jumat (28/7). (Dok : Istimewa)

Dharmasraya, Arunala.com - Kepala Dinas Kominfo Pemkab Dharmasraya, Rovanly Abdams, menerangkan, PPID Utama Dharmasraya saat makin gencar memperkuat kelembagaan bagi Pejabat Pengelola Keterbukaan Informasi Publik di pemkab tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan diadakannya upaya penguatan kelembagaan PPID melalui bimbingan teknis (bintek) penyusunan dan pengumpulan daftar Informasi Publik di auditorium komplek kantor bupati setempat, Jumat (28/7).

"Melalui kegiatan ini, kami dari PPID Dharmasraya targetkan mendapat nilai tertinggi dengan predikat informatif dalam monitoring dan evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik 2023 di Sumbar," ungkap Rovanly Abdams.

Rovanly menyebutkan, penguatan kelembagaan ini penting, selain diperintahkan UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dia menambahkan, untuk menghadapi era keterbukaan yang informasi itu datang dari berbagai sarana media sosial dengan sumber informasi beragam, dibutuhkan PPID yang andal.

"Jika PPID Utama dan Pelaksana tidak siap, ini tentu menjadi bumerang bagi pelaksanaan tugas pemerintahan Dharmasraya yang selama ini branding kinerjanya sangat baik," ujar Rovanly.

Selain itu kata PPID Utama ini, juga untuk mempersiapkan diri menghadapi monitoring dan evaluasi (monev) KIP 2023 yang dilakukan Komisi Informasi (KI) Sumbar.

"Sehingga itu, untuk merebut penilaian tertinggi sekaligus informatif, maka dalan bimtek ini kami hadirkan dua komisioner KI Sumbar yang kapabilitas dan kualitasnya tak diragukan, Ketua KI Sumbar Nofal Wiska dan Komisioner KI Sumbar dua periode Adrian Tuswandi," ujar Rovanly Abdams. (cpt)

Komentar