Lubuk Sikaping, Arunala.com - Langkah pihak SMKN 1 Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Sumbar dalam hal keterbukaan informasi publik (KIP). Pasalnya SMKN ini sudah menjadi sekolah percontohan dalam penerapan keterbukaan informasi publik di Sumbar.
Hal ini cukup mengejutkan bagi Tim Komisi Informasi (KI) Sumbar yang melakukan visitasi terkait monitoring dan evaluasi KIP Sumbar 2023, Sabtu (11.
Kepala Sekolah, Muslim saat pemaparan singkatnya dihadapan tentang komitmen dan konsistensi dihadapan Tim Monev KI Sumbar, Sabtu, (11/11).
"Di SMKN 1 Lubuk Sikaping sekarang sudah menjadi tempat belajar sekolah lain tentang PPID, tidak hanya di Pasaman saja, tetapi banyak SMK di kabupaten kota lain. Kami memberikan semua hal terkait keterbukaan informasi publik. Saya berharap seluruh sekolah bisa mengembangkan PPID karena manfaatnya sangat banyak," jelas Muslim.
Kejutan lain adalah kehadiran Bupati Pasaman, Sabar AS dalam monev KI Sumbar tersebut. Dalam kesempatan itu, Sabar AS melihat langsung serta meresmikan penggunaan ruang PPID.
"Atas nama Pemkab Pasaman, tentu kami bangga dengan PPID SMKN 1 Lubuk Sikaping, keberadaan PPID ini harus menjadi role model sekolah informatif di Sumbar dan Indonesia," papar Sabar AS.
Monev KI Sumbar di Kabupaten Pasaman kali ini mengunjungi empat sekolah, yaitu SMKN 1 Lubuk Sikaping, SMA 1 Bonjol, SMA 1 Lubuk Sikaping dan SMA 1 Padang Gelugur, serta KPU Kabupaten Pasaman.
"Komisi Informasi Sumbar terus mendorong sekolah memiliki PPID karena selain sebagai kewajiban juga mejadi kebutuhan sekolah, penyampaian informasi yang cepat pada akhirnya akan meningkatkan kualitas sekolah, dan pelayanan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat ke sekolah," kata Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska.


Komentar