Solsel Klaim Penerapan KIP sudah Hexahelic Governance

Metro- 18-11-2023 07:13
Tim KI Sumbar dipimpin Nofal Wiska bersama Kepala Diskominfo Solsel Firdaus Firman, saat verifikasi faktual di kabupaten itu, Jumat (17/11). (Dok : Istimewa)
Tim KI Sumbar dipimpin Nofal Wiska bersama Kepala Diskominfo Solsel Firdaus Firman, saat verifikasi faktual di kabupaten itu, Jumat (17/11). (Dok : Istimewa)

Padang Aro, Arunala.com - Kini giliran Kabupaten Solok Selatan (Solsel) yang didatangi tim verifikasi faktual Komisi Informasi (KI) Sumbar. Selama dua hari yakni Jumat-Sabtu (17-18/11), KI Sumbar akan berada kabupaten itu untuk memastikan sejauh mana penerapan keterbukaan informasi publik (KIP) di Pemkab Solsel ini.

Saat tiba di Pemkab Solsel pada Jumat (17/11) ini, tim KI Sumbar yang dipimpin Ketua Komisi Informasi Sumbar, Nofal Wiska tersebut disambut langsung Sekkab Solsel Syamsurizaldi, Kepala Diskominfo Firdaus Firman, para OPD dan camat.

"Karena persoalan pemerintahan harus diselesaikan secara bersama sama, maka komunikasi dan kolaborasi semua OPD dibutuhkan sehingga penerapan keterbukaan informasi publik bisa berjalan optimal di Pemkab Solsel," ungkap Syamsurizaldi dalam pertemuan dengan tim KI Sumbar itu.

Dia menyebutkan, dengan kuatnya komitmen bupati dan wakil bupati terhadap KIP ini, bisa dikatakan Pemkab Solsel sudah masuk ke hexahelic Governance.

Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska mengapresiasi komitmen dan kolaborasi yang dibangun oleh Pemkab Solsel, karena akan menjadi kunci untuk memaksimalkan fungsi PPID.

"Soal Kolaborasi dan komitmen, Solsel hebat, dalam proses verfak KI ke kabupaten dan kota, baru di sini Sekda dan Kadis Kominfo mengumpulkan Kepala OPD dalam satu ruangan untuk memaparkan tentang KIP," sebut Nofal dalam sambutannya.

Dalam pertemuan tersebut, Kadis Kominfo, Firdaus Firman memaparkan progres keterbukaan informasi publik di Solsel.

"Tahun ini PPID Solsel optimis mampu mendapat prediket informatif, selain menyempurnakan saran dan prasarana, PPID juga fokus untuk meningkatkan pemahaman KIP kepada seluruh OPD, salah satu hasilnya adalah jumlah Daftar Informasi Publik yang sudah mencapai hampir 2000 data," terang Firdaus Firman.

Di Solok Selatan tim KI Sumbar mengunjungi Nagari Sako Utara, PPID Solsel, Bawaslu dan KPU Solsel, serta SMA 5 Solok Selatan. (cpt/*)

Komentar