OPM Serang Satgas, Satu Prajurit Yonif 133/YS Gugur

Metro- 26-12-2023 19:38
Danrem 032/WBR, Brigjen TNI Rayen Obersyl beri keterangan kepada wartawan tentang aksi KKB OPM yang menyerang Satgas Yonif 133/YS, Selasa (26/12). (Foto : Derizon)
Danrem 032/WBR, Brigjen TNI Rayen Obersyl beri keterangan kepada wartawan tentang aksi KKB OPM yang menyerang Satgas Yonif 133/YS, Selasa (26/12). (Foto : Derizon)

Padang, Arunala.com -Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang Pos keamanan Bousha yang dikawal Satgas Yonif 133/Yudha Sakti (YS) di Jalan Kampung Bousha Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Senin (25/12) pukul 14.00 WIT.

Akibat serangan yang diiringi baku tembak itu, satu prajurit dari Satgas Yonif 133/YS gugur.

Gugurnya satu prajurit dari Satgas Yonif 133/YS disampaikan Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Rayen Obersyl pada wartawan di Padang, Selasa (26/12).

"Kemarin siang (Senin, red) telah terjadi penyerangan terhadap Pos Buohsa Satgas Yonif 133/YS di Papua Barat Daya oleh OPM. Penyerangan itu mengakibatkan dua orang personel terkena tembakan diantaranya satu orang gugur atas nama Kopda Hendrianto. Saat itu, prajurit ini selesai mengamankan ibadah Natal di Disitrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat," ungkap Brigjen TNI Rayen Obersyl.

Danrem ini menyebutkan, hari ini (Selasa 26/12), jenazah prajurit itu masih berada di Batalyon 762/VYS Kodam XVIII/Kasuari, direncanakan akan diterbangkan dari Sorong pukul 14.45 WIT ke Makasar.

Diperkirakan tiba di Makassar sekitar pukul 15.45 WITA, transit di Makassar, lanjut penerbangan dari Makassar - Cengkareng yang diperkirakan tiba pukul 17.45 WIB, bermalam di terminal Cargo Cengkareng dan dilanjutkan penerbangan ke Padang besok pagi (Rabu, red) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Rencananya tiba di Padang sekitar pukul 09.15 WIB, selanjutnya jenazah disemayamkan sementara di Makorem 032/WBR, untuk selanjutnya diberangkatkan menuju kampung halaman korban di Kabupaten Kerinci untuk dimakamkan," ujar Rayen Obersyl.

Brigjen Rayen Obersyl juga menjelaskan kondisi dari prajurit Satgas Yonif 133/YS yang satunya lagi atas nama Pratu Verengki Iman Setia Gulo. Prajurit terluka akibat terkena serpihan peluru di perut sebelah kanan.

"Alhamdulillah, kemarin serpihan peluru itu sudah berhasil dioperasi dan diangkat hari ini, dengan kondisinya sudah normal kembali, situasi sekarang untuk masyarakat berjalan dengan normal tapi memang di daerah-daerah tertentu kadang-kadang mencekam," jelasnynext

Komentar