Pasaman, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan, pendidikan adalah tonggak utama dalam memacu pembangunan di kabupaten tersebut.
Ini disampaikan Mahyeldi dihadapan majelis guru dan para siswa SMAN 1 Bonjol, sekolah yang menyandang penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), dan sekolah ini jadi tempat pertama yang didatangi Mahyeldi, Kamis (4/1).
Kunjungan Mahyeldi ke Kabupaten Pasaman guna melihat kondisi sejumlah Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA-SMK) di kabupaten itu.
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan kembali bahwa Sumbar dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh-tokoh bangsa. Bahkan, 50 persen lebih dari pendiri bangsa berasal dari Sumbar.
"Ananda sekalian adalah harapan untuk melanjutkan tradisi Sumbar sebagai daerah pencetak tokoh bangsa itu. Ananda sekalian harus mempertegas fakta bahwa Sumbar adalah daerah yang signifikan dalam menentukan arah bangsa," ucap Mahyeldi lagi kepada para siswa.
Kemudian, usai bertemu dengan pelajar dan pengajar SMAN 1 Bonjol, Mahyeldi kemudian bertolak ke SMKN 1 Lubuk Sikaping, dan disambut antusias pula oleh ratusan pelajar dari berbagai jurusan di sekolah kejuruan tersebut.
Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan bahwa SMK merupakan lembaga pendidikan yang memang fokus mencetak calon pekerja berkompeten dan wirausahawan yang mumpuni.
Bahkan, SMK saat ini diarahkan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang bersertifikat, sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman saat ini.
"Ananda sekalian yang bersekolah di SMK memiliki potensi cerah untuk bekerja di tempat yang bagus, dan juga menerima salary yang bagus. Sebab, perkembangan dunia kerja saat ini bergerak ke arah itu. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar terus berusaha membangun kerja sama dengan perusahaan dalam dan luar negeri, untuk memfasilitasi lulusan SMK untuk bekerja," ujarnyanext
Halaman 12


Komentar