Flores, Arunala.com - Pasca status awas Gunungapi Lewotobi Laki-Laki Kabupaten Flores Timur,, Selasa malam (9/1), pemkab setempat lakukan langkah antisipasi dari dampak masif dari erupsi gunungapi tersebut.
BPBD kabupaten setempat bersama tim gabungan membantu proses evakuasi warga yang tinggal di Desa Nawakote, Desa Tatanlo dan Desa Hokengjaya Kecamatan Wulanggitang ke Desa Bori yang jaraknya kurang lebih 5-8 km dari lokasi.
"Data sementara BPBD Kabupaten Flores Timur menunjukkan, hingga Selasa (9/1) kemarin, total warga yang mengungsi ada sebanyak 5.057 jiwa dan tersebar di beberapa titik yang meliputi 2.559 jiwa di lokasi tenda pengungsian yang tersebar di 6 titik," kata Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Flores Timur, Yohanes Bergman.
Kemudian, tambahnya, ada 2.401 jiwa di rumah kerabat yang tersebar di 23 titik desa, selanjutnya 374 jiwa di gedung sekolah di 5 kecamatan dan 94 jiwa di fasilitas umum yang ada di 2 titik.
Terkait penambahan pengungsian, Yohanes mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi lanjutan.
Yoris menuturkan jumlah terkini dari keseluruhan warga yang mengungsi terhitung hingga Rabu pagi masih dalam proses kaji cepat lanjutan. Perkembangan jumlah pengungsi akan diperbarui dalam waktu sesegera mungkin.
"Penambahan posko pengungsi sedang dirapatkan di posko utama dipimpin oleh Sekda Kabupaten Flores Timur," pungkas Yohanes. (drz/*)


Komentar