Pedagang Kelok Sembilan Ditata, Konsultan Dilibatkan

Metro- 16-01-2024 09:06
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy memantau kondisi fly over Kelok Sembilan, terkait rencana relokasi pedagang kaki lima di sepanjang ruas jalan fly over itu, Senin (15/1). (Dok : Istimewa)
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy memantau kondisi fly over Kelok Sembilan, terkait rencana relokasi pedagang kaki lima di sepanjang ruas jalan fly over itu, Senin (15/1). (Dok : Istimewa)

Limapuluh Kota, Arunala.com - Keberadaan sejumlah pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di sepanjang kawasan fly over Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh jadi perhatian pihak Pemprov Sumbar.

Bahkan pemprov berencana akan merelokasi para pedagang itu ke tempat lebih aman dan nyaman.

Mengingat tempat para pedagang itu saat ini dinilai tidak lagi sesuai dibandingkan beberapa tahun belakangan.

"Sebenarnya kajiannya sudah ada sejak 2008. Saat itu sudah ada kawasan untuk menara pandang, parkir dan tempat pedagangnya. Sekarang kebutuhannya sudah berubah. Maka kita lakukan kajian ulang, apa kebijakan yang tepat nantinya," sebut Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Hal itu disampaikannya saat melakukan peninjauan lapangan terkait rencana Kawasan Terpadu Kelok Sembilan Senin (15/1). Kajian tersebut melibatkan, Balai Pelaksana Jalan Nasional III Sumbar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Untuk menyiapkan kajian itu, Pemprov Sumbar rencananya akan melibatkan konsultan profesional. Kemudian hasil kajian tersebut akan menjadi dasar bagi Pemprov Sumbar mengajukan anggaran pada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penataan kawasan Fly Over Kelok Sembilan.

"Pemprov Sumbar tidak hanya menertibkan, tapi juga menata," tegas Audy.

Disebutkannya, kajian tersebut guna menjaga ketertiban pengendara di Jembatan Kelok Sembilan. Mengurangi hal negatif yang bisa terjadi pada jembatan. Karena, saat ini seringnya kendaraan parkir di badan jembatan diperkirakan akan memperpendek umur jembatan.

Untuk itu, pedagang yang berada di bibir jembatan harus segera direlokasi. Sehingga kendaraan tidak ada yang berhenti di badan jembatan.

"Kami akan kaji lagi, dimana tempat yang tepat untuk relokasi pedagang ini. Mereka tetap dapat berjualan, tapi tidak merusak jembatan dan menjaga keindahan Kelok Sembilan," ujar Audy laginext

Komentar