Akan Diekspor ke Hongkong, Gubernur Tinjau Panen Kerapu 20 Ton

Metro- 16-01-2024 11:41
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saksikan proses panen ikan kerapu di salah satu keramba pembudidayaan ikan kerapu di Mandeh, Pesisir Selatan. (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saksikan proses panen ikan kerapu di salah satu keramba pembudidayaan ikan kerapu di Mandeh, Pesisir Selatan. (Dok : Istimewa)

Pessel, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meninjau proses panen ikan kerapu di salah satu keramba pembudidayaan kerapu di kawasan Mandeh, Pesisir Selatan (Pessel), Senin (15/1).

Ia berharap, ke depan semakin banyak terbentuk kelompok masyarakat pembudidaya ikan, mengingat begitu besarnya potensi sektor perikanan Sumbar.

"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan panen ikan kerapu hasil budidaya masyarakat. Totalnya ada 20 ton yang dipanen, dengan masa tunggu panen satu tahun," ucap Gubernur Mahyeldi, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda dalam keterangan resmi, Selasa (16/1).

Hasil panen tersebut, sambung Gubernur, ditampung oleh pengusaha yang bertindak selaku pengumpul sekaligus pembina terhadap kelompok masyarakat pembudidaya ikan kerapu di kawasan Mandeh. Hasil panen tersebut, kemudian akan diekspor ke Hongkong.

"Potensi perikanan kita sangat besar, baik di laut mau pun ikan tawar. Pemprov Sumbar terus menjadikan ini fokus untuk menggerek perekonomian masyarakat dan kesejahteraan nelayan. Caranya, dengan terus memfasilitasi pembibitan dan bantuan peralatan untuk kelompok pembudidaya ikan," ucapnya.

Mahyeldi berharap, semakin banyak kelompok pembudidaya ikan yang bergiat, sehingga kebutuhan pasar dunia dapat terisi maksimal oleh Sumbar. Pemprov Sumbar sendiri akan terus berupaya memfasilitasi bibit, peralatan, hingga membantu proses penjualan hasil panen ikan.

"Kebutuhan dunia itu sangat tinggi. Bukan kerapu saja, tapi juga hias, lobster, dan lain sebagainya. Ini kebutuhan yang bisa kita penuhi. Sebab, potensi kelautan kita di Sumbar ini sangat besar," ucap Mahyeldi lagi.

Sementara itu, Kepala DKP Sumbar, Reti Wafda, didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Noviyanti, menyampaikan, untuk saat ini panen ikan kerapu baru bisa dilakukan sekali dalam setahun dengan hasil panen berkisar sekitar 20 tonnext

Komentar