.
"Mudah-mudahan makin banyak diproduksi di Indonesia. Ke depannya kita sudah tidak tergantung pada negara-negara asing. Untuk itu belilah produk buatan RSUP M Djamil, Fakultas Kedokteran Unand dan PT Crown Teknologi Indonesia ini," tegasnya.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemprov Sumbar memberikan apresiasi dengan terobosan dilakukan RSUP M Djamil dan mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan.
"Produk yang diluncurkan ini memberikan kemudahan dan kebermanfaatan dalam pelayanan kesehatan. Dengan adanya penelitian dan inovasi yang dilakukan ini akan memberikan kebaikan untuk kita semua," ucapnya.
Sementara Direktur Utama RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS FISQua menjelaskan produk Kit Diagnostik MRSA ini sebagai bentuk implementasi RSUP M Djamil menjadi rumah sakit yang mampu mengembangkan riset inovasi dan translasional untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien.
"Bahkan kami mendorong peningkatan kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Unand. Sehingga apa yang ditargetkan Kementerian Kesehatan dapat tercapai," sebutnya.
Ia menargetkan menjelang akhir tahun 2024, kita 10 produk komersil. Alhamdulillah, pihaknya sudah berhasil meluncurkan satu produk tahun ini.
Yaitu deteksi Methicilin resisten staphylococcus aureus. Produk ini akan mempersingkat identifikasi MRSA dari 3-5 hari menjadi hanya 3-4 jam.
"Deteksi MRSA adalah bagian pertama dari empat bagian yang direncanakan untuk pengembangan panel resistensi," ucap Dovy.
Produk lain yang akan dirancang, sebut Dovy, adalah Deteksi ESBL, Deteksi Carbapenamase resisten, Deteksi Vankomisin resisten, Screening Ca Colon. Screening Ketuban Pecah Dini, Deteksi Def G6PDH kongenital, Deteksi Deep mikosis, Genotyping dengue, Identifikasi jenis kelamin.
"Semua produk ini tidak terlepas dari kolaborasi erat dengan Universitas Andalas dan PT Crown Teknologi Indonesia sebagai mitra industri," papar ayah dua anak ini.
Dovy berharap semua produk inovasi yang dikembangkan akan memberikan manfaat untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
"Serta membantu masyarakat mendapatkan diagnosis modern yang akurat dan harga terjangkau," harapnya. (ril)


Komentar