Sambut Ramadan, Desa Tanjung Sabar Adakan Lomba MTQ

Metro- 28-02-2024 15:13
Sekko Pariaman, Yota Balad membuka lomba MTQ antar majelis taklim se Kecamatan Pariaman Utara di Masjid Al Hidayah, Desa Tanjung Sabar, Rabu, (28/2). (Dok : Istimewa)
Sekko Pariaman, Yota Balad membuka lomba MTQ antar majelis taklim se Kecamatan Pariaman Utara di Masjid Al Hidayah, Desa Tanjung Sabar, Rabu, (28/2). (Dok : Istimewa)

Pariaman, Arunala.com -- Anggota majelis taklim se Kecamatan Pariaman Utara, mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) digelar pihak Desa Tanjung Sabar di Masjid Al Hidayah, Rabu, (28/2).

MTQ ini dibuka oleh Sekretaris Kota (Sekko) Pariaman, Yota Balad yang dihadiri para perangkat yang ada di kecamatan dan desa tersebut.

Ketua panitia pelaksana MTQ, Delfiadi mengatakan, lomba ini diikuti oleh anggota majelis taklim se Kecamatan Pariaman Utara. MTQ akan melombakan tartil dan tilawah.

Ia juga berharap kepada Pemerintah Kota Pariaman bisa juga menganggarkan bantuan dana operasional dan kegiatan untuk mejelis taklim di desa-desa di Kota Pariaman.

"Sekarang guru mengaji, dubalang, dan petugas lainnya sudah ada anggarannya di desa masing-masing, sedangkan mejelis taklim belum ada, alangkah baiknya juga dianggarkan pada dana desa karena majelis taklim ikut menegakkan agama Islam di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Kepala Desa Tanjung Sabar, Syamsurizal mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan lomba ini dan bulan Ramadan juga akan dilaksanakan lomba tahfiz quran se Kecamatan Pariaman Utara. Ia juga berharap melalui kegiatan keagamaan ini mampu mengantisipasi dan mengurangi perbuatan buruk di desanya.

Sementara itu Sekko Yota Balad sangat mendukung kegiatan majelis taklim di desa-desa. Majelis taklim sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan amal ibadah dan menjalin tali silaturahmi dengan sesama anggota.

"MTQ untuk generasi muda sudah banyak dilaksanakan, MTQ kali ini dilaksanakan untuk ibu-ibu bahkan ada yang sudah lansia sehingga kita ikut menyemarakkan Al Quran pada masyarakat terutama ibu-ibu," sambungnya.

Yota Balad juga menyambut baik harapan dari ketua panitia bahwa akan memperjuangkan anggaran untuk mejelis taklim pada tahun-tahun mendatang.

"Sebagai pemangku kebijakan, Pemerintah Kota Pariaman harus membuatkan regulasi yang jelas agar majelis taklim juga bisa didanai oleh APBD atau dana desa," terangnya sembari menyerahkan bantuan dana untuk hadiah bagi pemenang kepada panitia. (cpt/*)

Komentar