Pemerintahan di Sumbar Jangan Alergi Keberadaan KI

Metro- 28-02-2024 21:23
Pertemuan PJKIP Sumbar dengan komisioner KI Sumbar yang baru, di kantornya, Rabu siang (28/2). (Dok : Istimewa)
Pertemuan PJKIP Sumbar dengan komisioner KI Sumbar yang baru, di kantornya, Rabu siang (28/2). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Perhimpunan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar meminta eksistensi keberadaan Komisi Informasi (KI) penting ditularkan hingga ke tingkat kabupaten kota.

Setidaknya hal ini menggemukan dalam perbincangan dan silaturahmi PJKIP Sumbar dengan para komisioner KI Sumbar yang baru, di kantor komisi itu, Rabu siang (28/2).

Kami menginginkan Komisi Informasi juga ada di kabupaten kota di Sumbar ini. Dengan begitu, upaya mendorong keterlibatan badan publik dalam memasyarakat keterbukaan informasi publik (KIP) juga bisa dilakukan berjenjang hingga tingkat nagari/desa, serta mudah mengontrolnya," ungkap ketua PJKIP Sumbar, Almudazir bersama sejumlah pengurus dan anggota PJKIP saat silaturahmi itu.

Dengan adanya kelembagaan KI di kabupaten kota, tukas Almudazil, keterbukaan informasi publik makin bisa dimasivakan.

Almudazir juga menegaskan, keberadaan KI cukup ampuh dalam pemberantasan korupsi. Sayangnya, pemerintah masih terlihat setengah hati.

"Di kalangan pemerintahan, KI ini bisa jadi lembaga yang sangat tidak disukai (alergi, red)," sebut Almudazir lagi.

Maka dari itu, dirinya sangat

berharap, keterbukaan informasi publik diperkuat pemerintah. Terkait ini juga, perlu didorong dibentuknya PJKIP tingkatan kabupaten kota.

"Muaranya pembentukan PJKIP kabupaten kota ini, gunanya agar ada ruang bagi kawan wartawan dalam memasifkan keterbukaan informasi publik. PJKIP masuk lewat jurnalisnya. KI Sumbar masuk lewat pemerintahnya," ujar Almudazir.

Sedangkan Penasihat PJKIP Sumbar, Isa Kurniawan

menekankan, KI Sumbar punya tugas berat untuk mempertahan status Informatif provinsi ini.

"Jangan sampai turun menjadi Menuju Informatif, atau lebih bawah lagi. KI Sumbar harus bekerja keras, karena menjaga prestasi adalah hal yang lebih berat lagi," ujarnyanext

Komentar