Padang, Arunala.com - Universitas Andalas (Unand) kembali mengirimkan Tim Tanggap Bencana ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Tim ini membawa bantuan sembako terdiri dari beras 500 kg, minyak goreng, dan juga membawa bantuan obat-obatan terutama penyakit ringan.
"Kami turut prihatin dan mengirimkan ucapan duka terhadap bencana alam yang melanda di sebagian besar wilayah Sumbar. Meskipun mengirimkan tim tanggap bencana ke Pessel namun pikiran dan doa tidak saja kepada korban yang ada di satu lokasi tetapi ke seluruh kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Sumbar," kata Rektor Unand Efa Yonnedi PhD MPPM Akt CA CRGP saat melepas keberangkatan tim tanggap bencana di Fakultas Kedokteran Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Padang, Selasa (12/3).
Ia mengatakan, Unand mempunyai nilai-nilai yang selama ini terus dirawat dan ditumbuhkan secara bersama yakni nilai kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Ini bukan kali pertama Unand secara institusi berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dan tanggap dalam penanganan bencana. Partisipasi dan kepedulian Unand selama ini tidak saja di Sumbar, tetapi juga nasional dan bahkan internasional dengan mengirimkan dokter spesialis waktu terjadi gempa di Turki," tambahnya.
Ia berharap semoga nilai-nilai ini terus tumbuh dan berkembang tidak saja untuk kemanusiaan. Tetapi bagi Unand sendiri tentu ada ruang untuk terus mendalami secara ilmiah dan memberikan solusi ilmiah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
"Salah satu respons Unand terhadap bencana dengan melahirkan Program Studi Magister Kebencanaan sehingga dalam mengelola bencana memiliki dasar keilmuan," tuturnya.


Komentar