Pessel, Arunala.com - Sebanyak 220 ton beras dari Cadangan Pangan Pemprov (CPP) Sumbar diserahkan Gubernur Mahyeldi Ansharullah kepada masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Untuk pendistribusian beras cadangan ini, Mahyeldi meminta Pemkab Pessel agar menyalurkannya secara kepada warga yang membutuhkan bantuan ini.
"Alhamdulillah, hari kami menyalurkan 220 ton beras cadangan pangan untuk masyarakat Pessel. Setelah ini, juga akan datang bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebanyak 168 ton. Sebelumnya, Pemkab Pesisir Selatan juga telah menyalurkan sebanyak 51 ton," ucap Mahyeldi Ansharullah di Kantor Camat Sutera, Pessel, Sabtu (16/3).
Mahyeldi menyebutkan, penyaluran beras cadangan pangan bertujuan meringankan beban warga Pessel, yang tengah dalam masa pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda kabupaten itu pada 7-8 Maret lalu.
Terlebih, saat ini masyarakat tengah menjalani ibadah puasa Ramadan, sehingga sangat membutuhkan bantuan guna pemenuhan pasokan pangan sehari-hari.
"Semoga bantuan cadangan pangan ini dapat menghibur duka saudara dan dunsanak kita di Pessel. Kami minta jajaran pemkab setempat segera mendistribusikan beras ini kepada seluruh warga yang terdampak. Sebab, 13 dari 15 kecamatan yang ada di Pessel terdampak oleh banjir dan longsor, sehingga penyaluran bantuan beras ini harus dilakukan secara cepat dan merata," ucapnya lagi.
Sebanyak 220 ton beras cadangan dari Pemprov Sumbar untuk Pessel Pessel tersebut, ditempatkan di dua titik, yaitu Kantor Camat Tarusan dan Kantor Camat Sutera.
Masyarakat menyatakan sangat berterima kasih atas bantuan beras yang disalurkan di tengah duka yang melanda warga pascabencana banjir dan longsor.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan jajaran beliau di Provinsi. Bantuan beras ini sangat dibutuhkan oleh warga kami. Semoga bantuan lainnya, termasuk untuk perbaikan rumah, juga bisa kami terima dari pemerintah," ucap Uul Saputra, tokoh pemuda Bayang, di sela agenda penyaluran beras cadangan tersebutnext
Halaman 12


Komentar