Dharmasraya, Arunala.com - Ratusan personel kepolisian dari Polres Dharmasraya resmi diturunkan untuk pengawalan pelaksana proses pemungutan suara di sejumlah TPS di kabupaten itu.
Pergeseran pasukan dari Polres ini diapresiasi Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto disela-sela apel pasukan PAM TPS di halaman kantor bupati, Senin (12/2).
"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas atensi Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan yang memperhatikan kesiapan pasukan Polres Dharmasraya dalam pemilu 2024, yang akan dilaksanakan di sejumlah TPS di Dharmasraya ini," kata Pariyanto.
Hal lain disampaikan Pariyanto yakni meminta stakeholder yang lain juga ikut mengamankan jalannya pemilu 2024 di kabupaten tersebut.
Sebelumnya, Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan, mengatakan bahwa pemilu 2024 ini merupakan puncak dari pemungutan suara untuk menentukan pemilihan Presiden Republik Indonesia, DPRD RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota sehingga dibutuhkan perhatian khusus dalam pengamanan pelaksanaan pemilihan tersebut.
Konsep dan pola pengamanan polri dalam TPS diklasifikasikan menurut kelompok TPS yang terdiri dari rawan, kurang rawan, sangat rawan dan khusus. Untuk wilayah Polda Sumbar, diprediksi TPS rawan sebanyak 222 TPS, lalu kategori sangat rawan ada 66 TPS, dan 30 TPS khusus yang tersebar di 1.265 nagari/desa dan kelurahan, 179 kecamatan 19 wilayah kabupaten kota.
Kemudian ada sebanyak 4.573 personel Polri diterjunkan untuk pengamanan pemilu 2024 di Sumbar dengan rincian, Polda Sumbar sebanyak 1.141 personel, dan 3.432 personel dari Polres jajaran.
"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus bagi polri dalam mengawasi pemilu 2024 ini seperti menjunjung tinggi netralitas polri dan selalu bersikap siaga serta bersikap responsive terhadap perkembangan lingkungan serta menjalin kerja sama kolaborasi, koordinasi dan komunikasi yang baik sehingga dapat membantu kelancaran pemilu 2024 ini," tutur Kapolres Dharmasraya ini. (nto/*)


Komentar