Gubernur Minta OPD Antisipasi Terjadi Inflasi Jelang Lebaran

Metro- 04-03-2024 14:32
Gubernur Mahyeldi pimpin rapat bersama para OPD dalam sikapi potensi inflasi jelang Lebaran tahun ini, Senin malam (4/3). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi pimpin rapat bersama para OPD dalam sikapi potensi inflasi jelang Lebaran tahun ini, Senin malam (4/3). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta, Gubernur Sumbar, Mahyeldi langsung kembali ke Padang dan menggelar rapat mendadak bersama jajarannya di lingkup pemprov untuk membahas kesiapan daerah menjaga stabilisasi harga kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
"Tadi pagi sampai siang dalam rakor bersama Mendagri, kita diingatkan soal inflasi di Sumbar bulan Februari yang berada di angka 3,23, sementara inflasi nasional 2,75. Ini harus kita sikapi segera dengan langkah antisipasi yang strategis. Terlebih, kita akan menyambut Ramadan, dan sebulan kemudian Idul Fitri," ucap Mahyeldi di hadapan jajaran OPD terkait dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumbar, Senin malam (4/3).
Ada pun beberapa hal yang disorot Gubernur antara lain, terkait lonjakan harga kebutuhan pangan yang menyebabkan kenaikan inflasi Sumbar pada Februari 2024, utamanya komoditi beras, cabe merah, telur ayam ras, daging ayam ras, serta minyak goreng.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti infrastruktur jalan dan moda transportasi, karena diprediksi Sumbar akan kedatangan banyak perantau pada momentum Lebaran tahun ini.
"Jangan sampai ada OPD yang bekerja secara biasa-biasa saja. Menyikapi hal ini, kita tidak boleh menunggu. Harus segera, karena ini urusan dasar masyarakat. Setiap OPD terkait harus memiliki peta kebutuhan, sehingga bisa mengantisipasi lonjakan harga. Seperti menjelang Lebaran, komoditi daging dan tepung juga harus terpetakan dengan rinci kebutuhannya," ucapnya lagi.
Ada pun terkait transportasi, Gubernur juga menekankan agar OPD terkait segera menindaklanjuti kondisi jalan yang rusak dan butuh perbaikan segera. Terutama sekali jalan-jalan penghubung antarkota kabupaten dan penghubung antarprovinsi, karena jalan-jalan tersebut sangat penting untuk mendukung kelancaran arus transportasi barang dan orang selama masa Ramadan dan Idul Fitri.
"Begitu pun dengan harga tiket pesawat. Hal yang perlu kita pastikan adalah, terjalin kuatnya koordinasi dan komunikasi dengan pemkab dan pemko serta instansi vertikal dan lembaga pemangku kepentingan terkait di sektor transportasi ini," jelas Mahyeldi.
Ia juga menyatakan, pihaknya akan segera melakukan sidak pasar untuk mengecek langsung harga komoditi pada Rabu (5/3) pagi besok. Selain itu, Pemprov akan segera melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditi pangan tertentu.
Di samping itu, dia juga menjadwalkan akan mengikuti pertemuan dengan TPID dan pemkab pemko di Kantor Bank Indonesia, terkait persiapan daerah menyambut Ramadan dan Idul Fitri. (drz/adpsb)
next

Komentar