Supardi Ajak Masyarakat untuk Tahu KIP

Metro- 15-03-2024 10:15
Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama tim Safari Ramadan 2024/1445 H ke Masjid Istiqomah Nagari Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Kamis malam (14/3). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama tim Safari Ramadan 2024/1445 H ke Masjid Istiqomah Nagari Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Kamis malam (14/3). (Dok : Istimewa)

Payakumbuh, Arunala.com - Kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan Ketua DPRD Sumbar, Supardi dan rombongan di Masjid Istiqomah Nagari Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Kamis malam (14/3), banyak hal yang disampaikan oleh Ketua DPRD ini.

Diantaranya, Supardi mengimbau badan publik yang ada di kota itu untuk memasifkan keterbukaan informasi publik (KIP), dan mengajak masyarakat agar cari tahu tentang informasi publik.

"Karena informasi publik merupakan hak publik untuk tahu," kata Supardi.

Dia menerangkan, masyarakat berhak mendapatkan informasi publik baik itu informasi tentang bencana maupun informasi lainnya di badan publik.

Hal lainnya disampaikan Supardi adalah soal bencana yang melanda Sumbar beberapa hari belakangan. Bencana yang terjadi mulai dari banjir hingga tanah longsor.

"Salah satu ikhtiar yang harus dilakukan agar terhindar dari musibah adalah meramaikan mesjid dengan berbagai kegiatan positif," ingat Supardi.

Secara geografis, lanjutnya, Sumbar terletak pada daerah yang dilalui oleh patahan semangko. Berbagai bencana alam siap terjadi kapan saja, tidak hanya gempa atau tsunami, banjir dan tanah longsor juga menghantui masyarakat yang tinggal pada daerah perkotaan hingga perbukitan.

"Agar terhindar dari musibah, salah satu ikhtiar yang harus dilakukan adalah meramaikan masjid," katanya.

Kemudian Supardi mengatakan, dalam arah kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, DPRD dan Pemprov Sumbar terus mensiarkan dan menginformasikan pola kembali ke masjid/surau untuk melahirkan generasi emas dan menanamkan pola pendidikan karakter dengan nilai-nilai religius.

"Jadi jangan tunggu bencana dulu baru sadar akan pentingnya ibadah," katanya.

Dia mengatakan, sejatinya masjid bukan sekedar tempat beribadah saja, namun bisa juga untuk aktivitas lainnya. Seperti bermusyawarah hingga pusat kegiatan pemuda seperti latihan silat. (cpt)

Komentar