Padang, Arunala.com - Pengamanan Lebaran 2024 di Sumbar, Polda setempat turunkan sebanyak 2.545 personel, ini termasuk dukungan dari personel TNI, instansi maupun lembaga terkait lainnya.
Penurunan ribuan personel untuk pengamanan Lebaran itu disampaikan Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, dalam rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Singgalang 2024, di Mapolda Sumbar, Rabu (27/3).
Kapolda ini menyampaikan, momen Idul Fitri 1445 H tahun 2024 tentu tidak dapat berlangsung secara optimal, lancar dan sukses apabila tidak ada sinergitas, kerja sama dan kebersamaan dari seluruh lembaga, instansi dan stakeholder terkait.
"Jadi, demi tercipta rasa aman, nyaman guna mengantisipasi seluruh potensi gangguan yang dapat muncul menjadi gangguan kamtibmas," kata Irjen Pol Suharyono.
Sejalan dengan kondisi diatas, lanjut Irjen Pol ini, maka pihak Polda Sumbar menggelar operasi dalam pengamaman Lebaran 2024 dengan sandi Operasi Ketupat Singgalang 2024.
Operasi kali ini dilaksanakan selama tiga belas hari mulai pada Kamis (4/4) hingga Selasa (16/4) dengan melibatkan TNI, Dinas maupun instansi terkait yang bersifat terbuka.
Suharyono menerangkan, untuk Satgas yang dikedepankan diantaranya adalah Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcar Lantas, Lidik, Sidik dan Bantuan Operasi dengan tujuannya menjamin keamanan dan ketertiban sehingga perayaan Idul Fitri 1445 H dapat berjalan aman dan lancar.
Sedang untuk lokasi atau objek pengamanan sebanyak 793 lokasi, dengan rincian 525 lokasi sholat Ied (lapangan/masjid), 18 terminal, 8 pelabuhan,
3 bandar udara, 17 stasiun kereta api, 102 pasar atau pusat perbelanjaan dan 120 tempat wisata dan rekreasi.
"Pos yang disiapkan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2024 berjumlah 91 lokasi, terdiri dari 37 lokasi Pos Pam, 50 lokasi Pos Yan dan 4 lokasi Pos Terpadu," ujarnya.
Dalam rapat itu, hadir
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Forkopimda dan sejumlah kepala OPD di Sumbar dan undangan lainnya. (drz)


Komentar