Bentengi Moralitas, Ketua DPRD Sumbar Minta Ramaikan Masjid

Ekonomi- 16-04-2024 21:40
Ketua DPRD Sumbar, Supardi serahkan bantuan kepada pengurus Masjid Arsyad Nankodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah kota Payakumbuh, saat Safari Ramadhan, Jumat malam (29/3/2024). (Dok : Humas DPRD Sumbar)
Ketua DPRD Sumbar, Supardi serahkan bantuan kepada pengurus Masjid Arsyad Nankodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah kota Payakumbuh, saat Safari Ramadhan, Jumat malam (29/3/2024). (Dok : Humas DPRD Sumbar)

Payakumbuh, Arunala.com - Keberadaan masjid tidak sekadar tempat beribadah bagi umat Islam, akan tetapi masjid memiliki multifungsi.

Ini dijelaskan Ketua DPRD Sumbar, Supardi dihadapan jamaah Masjid Arsyad Nankodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah kota Payakumbuh, saat Safari Ramadhan, Jumat malam (29/3/2024).

Meramaikan masjid, dengan berbagai aktivitas kemasyarakatan, kata Supardi, merupakan upaya untuk membentengi generasi muda dari maraknya penyakit masyarakat (Pekat) yang berkembang pada saat ini.

"Sebab itu, nilai-nilai Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus terus ditanamkan dari tempat ibadah tersebut," ucapnya.

Supardi menegaskan, masjid adalah simbol dari filosofis kehidupan masyarakat Minangkabau yang berlandaskan ABS-SBK.

"Jadi, ramaikan lah masjid agar bisa membentengi generasi muda dari maraknya Pekat," pinta Supardi.

Masjid Bersejarah

Hal lain, Supardi mengungkapkan, masjid Arsyad Nankodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, merupakan tempat bersejarah bagi dirinya meniti awal karir politiknya pada 2004 lalu.

Saat masjid yang terletak di tepi jalan lintas Padang-Pekanbaru dibangun, dirinya juga ikut bersama masyarakat lainya untuk goro.

"Jadi saya mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf untuk masyarakat Tigo Koto Dibaruah jika ada salah selama bergaul ditengah-tengah masyarakat," katanya.

Supardi juga mengatakan, saat ini Pemprov Sumbar tengah fokus dalam menangani persoalan dan kasus-kasus yang berkaitan dengan moralitas.

Meski lembaga pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi (PT) berkembang cukup pesat, namun belum menjamin bisa menciptakan moralitas yang baik.

Diakhir kegiatan Safari Ramadhan di masjid itu, Supardi juga serahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran dan tambahan bantuan Rp 10 juta dari Bank Nagari. (*)

Komentar