Dua Kapal Kargo Bijih Besi Kembali Berlayar

Metro-379 hit 16-03-2021 20:30
Satu dari dua kapal kargo muatan bijih besi yang sebelumnya sempat tertunda berlayar karena kurang dokumen, dan pada Senin malam kemarin dua kapal itu sudah bisa melanjutkan pelayarannya. (Dok : Istimewa)
Satu dari dua kapal kargo muatan bijih besi yang sebelumnya sempat tertunda berlayar karena kurang dokumen, dan pada Senin malam kemarin dua kapal itu sudah bisa melanjutkan pelayarannya. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Persoalan tertundanya berlayar dua kapal kargo yakni KM Felya dan MV Trifosa bermuatan bijih besi di Pelabuhan Teluk Bayur akhirnya teratasi dengan cepat oleh pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) II Teluk Bayur.

Ini menyusul setelah pihak pemilik barang (shipper) pada dua kapal kargo itu melengkapi dokumen keberangkatan kapal bersangkutan dan menyerahkannya kepada pihak KSOP.

"Memang benar, sebelumnya dua kapal kargo pengangkut bijih besi tujuan Sulawesi itu sempat tertunda berlayar di Pelabuhan Teluk Bayur, tapi sekarang semuanya sudah selesai dan kedua kapal itu sudah berlayar menuju pelabuhan di Sulawesi," kata Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Letkol (Mar) Agus Winartono , saat di konfirmasi Arunala.com di ruang kerjanya, Selasa siang (16/3).

Agus kemudian meluruskan tertahannya dua kapal kargo bermuatan bijih besi itu tertahan di Pelabuhan Teluk Bayur.

"Sebenarnya tidak tepat kalau dikatakan dua kapal kargo itu tertahan. Yang benarnya tertunda pelayarannya karena mereka belum lengkap menyerahkan dokumen kedatangan dan keberangkatan kapal (LK3), dari kapal kargo tersebut," jelas Agus lagi.

Dirinya mengatakan apabila dua kapal itu belum lengkap menyerahkan dokumen kapalnya, maka pihak KSOP belum bisa mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Selain itu, sambung Agus, jika tidak miliki SPB, kapal bersangkutan juga tidak bisa diizinkan berlabuh di pelabuhan tujuan.

Agus mengaku tak habis pikir, pemilik barang yang dibawa dua kapal kargo itu sudah beberapa kali melakukan pengiriman barang yang sama menggunakan kapal dari Teluk Bayur ini.

"Namun kenapa pemilik barang ini (shipper) lengah kali ini yang kemudian membuat pengiriman barangnya tertunda karena dokumen kapal tidak lengkap," ujar Agus Winartono

Sementara terpisah, Humas PT Pelindo II (IPC) Teluk Bayur, Ribut Heru Santoso juga membenarkan persoalan yang membuat dua kapal kargo nyatanya sudah selesai.

"Untuk update data sesuai info pihak agensi, dua kapal muatan bijih besi yang sempat tertunda berlayar di area labuh, Senin malam (15/3) sudah berangkat. Jadi persoalannya sudah aman. Info ini baru saja saya dapat dari teman-teman operasional," terang Ribut.

Diberitakan sebelumnya, dua kapal kargo ini sempat tertunda berlayar sudah beberapa hari lamanya di Pelabuhan Teluk Bayur.

Dua kapal kargo itu masing-masing KM Felya berlabuh sejak 22 Februari 2021 yang membawa muatan 8.000 MT konsentrat bijih besi tujuan Morewali, Sulawesi.

Kemudian kapal MV Trifosa muatan 6.000 MT konsentrat bijih besi juga dengan tujuan Morewali Sulawesi berlabuh di pelabuhan Teluk Bayur sejak 1 Maret 2021 lalu.

Komentar