Penting Tumbuhkan Budaya Literasi di Masyarakat

Metro-38 hit 31-03-2021 17:32
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman hadirkan pojok baca di pasar rakyat Kota Pariaman. (Dok : Istimewa)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman hadirkan pojok baca di pasar rakyat Kota Pariaman. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pariaman buka pojok baca di Pasar Rakyat Kota Pariaman. Pojok baca yang berada di lantai 4 Pasar Rakyat Kota Pariaman ini bertujuan memudahkan akses layanan Pustaka kepada masyarakat.

Dilihat dari bentuknya, pojok baca dikemas secara apik, simple dan menarik, sekaligus menumbuh kembangkan budaya baca pada generasi milenial dan masyarakat.

Kepala Bagian Perpustakaan dan Kearsipan Setko Pariaman, Nen Marni mengatakan pojok baca ini dibuat untuk menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat berbagai kalangan, apalagi pasar merupakan pusat perekonomian.

Baca Juga

"Pojok baca ini bukan sekadar pajangan saja, kami berharap masyarakat mulai dari orang dewasa, remaja dan anak-anak dapat menikmati buku bacaan yang kami sediakan di pojok baca ini, sehingga dapat membangun budaya literasi di kota ini," ujar Nen Marni di Pariaman, Rabu (31/3).

Walaupun pojok baca ini tempatnya masih bersifat sementara, Nen Marni menyebutkan instansinya akan terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal dengan harapan kedepan akan semakin meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Nilai Tingkat Gemar Membaca Masyarakat (TGM) di Kota Pariaman.

Nen Marni juga mengungkapkan pihaknya telah meningkatkan status Bagian menjadi Dinas untuk Perpustakaan dan Kearsipan, karena dengan menjadi dinas maka akan banyak bantuan yang akan didapatkan.

"Kami juga sedang membidik bantuan untuk pojok baca digital yang dimiliki Perpustakaan Nasional (Perpusnas), dimana nantinya di pojok baca digital itu akan dilengkapi dengan sarana dan pra sarana yang dibantu sepenuhnya dari Perpusnas, serta dilengkapi dengan bantuan 3.000 lebih buku digital," jelas Nen Marni lagi.

Dia berharap, semoga pojok baca yang dibuat dinasnya itu dapat bermanfaat dan menarik masyarakat untuk gemar membaca.

Terkait buku-buku yang tersedia di pojok baca itu, Nen Marni menerangkan cukup banyak jenis buku yang disediakan dan semuanya bermanfaat, misalnya buku bacaan anak-anak, remaja, sampai pengetahuan umum dan pengembangan usaha dan yang lainnya.

Menurut dia, pojok baca ini merupakan salah satu wujud implementasi dari filosofi perpustakaan sebagai magnet baca bagi masyarakat, yakni perpustakaan yang menarik bagi para calon pembacanya.

Dia melanjutkan, pojok baca ini akan dibuka tiap hari, mulai dari Senin sampai Minggu, dengan jam operasional mulai dari pukul 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB.

Komentar