Yota Balad: Kelola Pelatihan dengan Baik

Metro-171 hit 09-06-2021 15:31
Sekko Pariaman, Yota Balad beri arahan saat membuka Latsar CPNS Pemko Pariaman, Rabu (9/6). (Dok : Istimewa)
Sekko Pariaman, Yota Balad beri arahan saat membuka Latsar CPNS Pemko Pariaman, Rabu (9/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Sebanyak 40 orang CPNS di Kota Pariaman mengikuti latihan dasar calon pegawai negeri sipil ( Latsar CPNS) untuk golongan II dan III, yang diadakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pariaman di aula BP PAUD dan Dikmas Sumbar di Desa Rawang, Rabu (9/6).

Sekretaris Kota (Sekko) Pariaman, Yota Balad saat membuka pelatihan menerangkan Latsar CPNS ini untuk meningkatkan kompetensi profesional aparatur pemerintah di Pemko Pariaman, agar menghasilkan SDM yang berkualitas.

"Pada Latsar CPNS kali ini harus dikelola dengan baik untuk membentuk profil Aparatur Sipil Negara yang berbeda dari apa yang kita miliki sekarang. Profil aparatur yang dimaksud adalah aparatur yang menyadari dirinya sebagai pelayan publik," kata Yota Balad.

Dia mengharapkan Latsar ini lebih terfokus pada pengembangan program pelatihan berbasis kompetensi sehingga mampu menjawab upaya peningkatan kompetensi aparatur di Kota Pariaman.

Kepala BKPSDM Pariaman, Irmadawani mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS).

"Ada 40 orang peserta yang ikut Latsar CPNS yang diselenggarakan dari 9 Juni hingga 10 Oktober nanti," sebut Irmadawani.

Tujuan Latsar CPNS itu, terang dia, adalah untuk membentuk PNS profesional dan berkarakter, yang bersikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugasn dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.

"Untuk metode yang dipakai pada Latsar CPNS ini yaitu metode Andragogi, dimana peserta diklat dipacu untuk berpartisipasi secara aktif dengan saling asah, saling asuh, saling asih, diantara peserta yang akan direfleksikan pada ceramah, tanya jawab, diskusi, dan ujian," pungkas Irmadawani.

Komentar