Indra : Upaya Warga Hidupkan Lagi Budaya Tradisional

Wisata-34 hit 10-03-2021 17:44
Ketua pelaksana festival layang - layang danguang tagak tali, Indra Gustian saat beri sambutan jelang pembukaan, Rabu (10/3). (Dok : Istimewa).
Ketua pelaksana festival layang - layang danguang tagak tali, Indra Gustian saat beri sambutan jelang pembukaan, Rabu (10/3). (Dok : Istimewa).

Penulis: Arzil

Indra : Upaya Warga Hidupkan Lagi Budaya Tradisional

Pariaman Arunala - Untuk pertama kalinya di Kota Pariaman, Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman mengadakan festival layang-layang danguang. Festival ini dibuka langsung Walikota Pariaman Genius Umar, Rabu (10/3).

Ketua pelaksana festival layang - layang danguang tagak tali Indra Gustian usai kegiatan mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan ini berkat usulan dari seluruh toko masyarakat Desa Koto Marapak dan seluruh masyarakat.

Baca Juga

"Sebelum kami melaksanakan festival ini, kami terlebih dahulu melakukan koordinasi kesemua pihak terkait kegiatan yang akan diselenggarakan. Setelah mendapat izin dari Pemko Pariaman, maka kami panitia baru fokus untuk festival ini. Usulan kegiatan ini tercipta karena masyarakat Desa Koto Marapak ingin kembali menghidupkan kesenian tradisional Kota Pariaman khususnya permainan layang - layang danguang tagak tali, " ungkapnya.

Festival layang - layang danguang tagak tali Tahun 2021 yang mengusung tema menyemarakkan dan menghidupkan kembali kesenian tradisional Pariaman khususnya permainan layang - layang danguang tagak tali pada pembukaannya juga dihadiri oleh Kepala OPD, Camat Pariaman Timur, Forkopimda Kota Pariaman, Tuo Layang - layang se kota dan kabupaten Padang Pariaman, Kepala Desa Koto Marapak dan jajarannya, Niniak Mamak dan Cadiak Pandai serta Tokoh Masyarakat Desa Koto Marapak Lainnya.

"Festival layang - layang danguang tagak tali dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret s.d 8 April 2021 yag bertempat di lapangan persawahan Dusun Kp.Baru Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman. Pada festival ini, panitia juga menjual insert sebesar Rp 5 rb per layang - layang sehingga semua peserta yang ingin mengikutinya harus membeli insert terlebih dahulu. Peserta bebas mulai dari individu, komunitas, BUMD/BUMN dan sekolah, " tambahnya.

Adapun syarat - syarat untuk mengikuti festival layang - layang danguang tagak tali antara lain, panjang layang - layang minimal 220 cm, layang - layang pakai danguang - danguang serta rambu - rambu 4 (empat) buah dengan panjang danguang minimal 100 cm, atok layang - layang terbuat dari kertas dan tidak boleh terbalik, benang layang - layang tidak boleh menggunakan nilon dan dilarang memakai uba kaca.

"Panitia telah menyediakan hadiah untuk para pemenang festival layang - layang danguang tagak tali. Hadianya Juara 1 berupa 1 (satu) ekor sapi, Juara 2 tabanas Rp 3 jt dan tropy, Juara 3 tabanas Rp 1.5 jt dan tropy, Juara 4 tabanas 750 rb dan tropy, Juara 5 tabanas 500 rb dan tropy serta Juara 6 - 10 berupa tropy. Untuk juara Pool A dan Pool B, panitia menyediakan tabanas masing - masing Rp 1 jt. Layang - layang yang masuk final akan disimpan di Kantor Desa Koto Marapak untuk dipertandingkan pada jadwal final yang telah ditentukan, " terangnya.

Ia berharap acara ini bisa terselenggara dengan sebaik mungkin dan selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada. Semoga saa untuk tahun berikutnya, Desa Koto Marapak kembali bisa melaksanakan festival layang - layang ini dengan lebih besar lagi.

Komentar