Pariaman Potensial Kembangan Tanaman Bawang Merah

Ekonomi- 15-04-2021 15:42
Wako Genius Umar bersama Kepala (DP3) Pariaman, Darlis saat meninjau lahan tanaman bawang merah petani di Sungai Rotan, Kamis (15/4). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar bersama Kepala (DP3) Pariaman, Darlis saat meninjau lahan tanaman bawang merah petani di Sungai Rotan, Kamis (15/4). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Sudah jadi kebiasan, jelang Ramadan dan Lebaran berbagai harga bahan sembako alami kenaikkan harga, tidak terkecuali bahan pangan seperti Bawang Merah, yang kini harganya cukup tinggi dari biasanya.

Bagi Kota Pariaman, naiknya harga bawang merah ini tidak begitu dirasakan saat itu, karena sudah ada masyarakat yang menanam bawang merah di lahan mereka sendiri, diantaranya ada di daerah Jati, Manggung, Cimparuah, Sei. Rotan, dan daerah lainnya.

Terkait hal tersebut diatas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman Dasril menyebutkan, Kota Pariaman cukup mempunyai potensi untuk pengembangan bawang merah.

"Kami dari dinas DP3 sangat mendukung sekali terhadap apa yang dilakukan oleh para masyarakat petani bawang merah ini, karena pengembangan bawang merah bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat petani yang ada di Kota Pariaman ini", ujar Dasril ketika melakukan kegiatan pemantauan lahan salah seorang petani bawang merah yang berada di Sei. Rotan, Kamis (15/4).

Dasril menjelaskan, dia akan selalu mendorong dan memotivasi masyarakat petani lainnya untuk bisa mengembangkan tanaman bawang merah ini, sehingga masyarakat Kota Pariaman tidak akan tergantung lagi dengan daerah-daerah lain apabila terjadi lonjakan harga di pasaran.

"Potensi pengembangan tanaman bawang merah ini cukup bagus untuk dilakukan, karena dapat tumbuh subur di daerah yang curah hujannya tidak terlalu tinggi, dan masa panennyapun tidak lama hanya sekitar 60 sampai 70 hari saja, serta memiliki nilai ekonomi tinggi", ungkap Dasril.

Beliau menerangkan, "kami dari DP3 akan selalu siap mendampingi dan membantu memberi saran sekaligus prasarana, serta inovasi tekhnologi yang berkaitan dengan pengembangan bawang merah secara maksimal kepada masyarakat petani bawang merah".

"Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan keanekaragaman budidaya tanaman sawah, yang tidak hanya padi-padian saja akan tetapi ada alternatif lainnya untuk menanam holtikultura diantaranya tanaman bawang merah ini", pungkas Dasril.

Komentar