.
Sementara, Dosen Depertemen HTN Unand, Khairul Fahmi mengatakan Pemilu merupakan suatu sistem yang banyak kelemahan masih banyak yang harus diperbaiki, namun dibandingkan sistem lain demokrasi lah yang memiliki mekanisme sebdiri untuk menyelesaikan masalah masalah didalamnya.
"Untuk saat ini masih butuh waktu yang panjang bagi kita untuk bisa hidup di sistem demokrasi yang sehat. Jadi butuh dukungan dan kemauan seluruh unsur untuk mewujudkannya," katanya.
Dia menyebutkan pada pemilu 2024 masih ada saja terjadi pelanggaran pelanggaran, ketidak jujur hingga mencarai celah untuk kepentingan satu pihak.
"Kedepan kampus akan terus melakukan dharma pendidikannya untuk berkontribusi dalam proses demokrasi, sehingga meminimalisir ketidaksempurnaan yang terjadi," katanya. (*)


Komentar