Disdikpora Pariaman Siapkan Kurimulik Mitigasi Bencana bagi Sekolah

Edukasi-22 hit 07-09-2021 13:20
Disdikpora dan Dewan Pendidikan Kota Pariaman bahas kurikulum mitigasi bencana bagi sekolah di kota itu, Selasa (7/9). (Dok : Istimewa)
Disdikpora dan Dewan Pendidikan Kota Pariaman bahas kurikulum mitigasi bencana bagi sekolah di kota itu, Selasa (7/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman akan masukan kurikulum pengetahuan bencana bagi siswa SD dan SMP.

Hal ini mengingat kondisi teritorial dari wilayah Kota Pariaman rawan terhadap sejumlah bencana.

Rencana Disdikpora ini akan memasukkan kurikulum mitigasi bencana itu masuk dalam tahap pembahasan intens dengan Dewan Pendidikan Kota Pariaman yang dilangsungkan di ruang kantor Disdikpora, Selasa (7/9).

Baca Juga

Anggota Dewan Pendidikan Kota Pariaman, Prof Dr Dedi Hermon, didampingi Erianjoni dan Aprizon Putra, menjelaskan program ini dilakukan semata mata akan kecintaan pada perkembangan pendidikan di Kota Pariaman yang beberapa tahun belakangan ini sangat berkembang ke arah pendidikan yang baik dan modern.

"Kami berharap seluruh sekolah dibawah naungan Pemko Pariaman bisa mendukung pelaksanaan kurikulum pengetahuan kebencanaan ini, dan tetap terus siaga, demi keberlanjutan perkembangan pendidikan di kota ini," ujar Dedi Hermon.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Pariaman, Yurnal, mengungkapkan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi program pengetahuan tanggap bencana ini.

"Pengetahuan akan bahaya bencana sangat diperlukan dan harus disampaikan kepada para siswa-siswi sekolah agar lebih bisa mengambil tindakan dan apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujar Yurnal.

Karena, menurut Jurnal, pengetahuan ini akan jarang didapatkan mereka di lingkungan tempat tinggal, tugas Pemerintah lah secara bertanggung jawab memberikan edukasi dan pengetahuan tentang kebencanaan melalui kurikulum sekolah.

"Untuk tahap awal, akan dimulai melalui sekolah dasar dan SMP yang ada di sekitar kawasan pesisir pantai Pariaman, yang akan diaplikasikan dalam tahun ajaran ini. Hal itu dikarenakan proses belajar mengajar telah dimulai, nanti juga akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya secara merata," kata Yurnal.

13 22

Komentar