.
Ditanya saat pendataan tadi, apakah tidak ada persoalan ketika pemilih yang akan didata memperlihatkan dokumen kependudukan dalam bentuk data elektronik (digital)? Menurut Dorri Putra hal itu tidak masalah.
"Sepanjang data elektronik (digital) yang ditunjukkan oleh bersangkutan akurat, itu bisa diterima, dan kami memang memudahkan pemilih untuk melakukan pendataan untuk DPT nanti," ungkap Dorri Putra.
Dalam coklit ini, mantan Ketua Bawaslu Kota Padang ini menerangkan, prosesnya berjalan selama satu bulan dimulai Senin (24/6/2024) dan berakhir pada Selasa (23/7/2024).
Namun dia berharap proses coklit data pemilih di Kota Padang ini berakhir dengan cepat, sehingga data-data pemilih yang sudah ada pada coklit ini dimutakhirkan secepatnya.
Seusai mendata Sekprov Sumbar Hansastri dan istrinya, Dorri Putra bersama tim menuju ke rumah tokoh influencer lainnya.
Sekretaris KPU Kota Padang, Agustian menyebutkan, pada coklit serentak di Senin itu ada beberapa tokoh influencer yang didatangi untuk didata.
"Selain Sekprov Sumbar Hansastri, ada tokoh influencer lainnya seperti mantan Rektor Unand Werry Darta Taifur, mantan Ketua KPU Kota Padang Riki Eka Putra dan mantan Wakil Wali Kota Padang Yusman Kasim," kata Agustian.
Dia melanjutkan, Selasa esok (24/6/2024), tim ini juga akan melakukan coklit kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi dan keluarganya, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy dan keluarga serta lainnya.
"Saat proses coklit ini, KPU Kota Padang membagi lima tim sesuai jumlah komisioner. Masing-masing komisioner itu nantinya akan mendampingi proses coklit pada dua atau tiga kecamatan yang ada di Kota Padang," tukas Agustian. (*)


Komentar