Padang, Arunala.com--- Sebanyak 96.457 anak usia 0-7 tahun di Kota Padang menjadi target sasaran Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Program ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.
"Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus polio. Penyakit ini harus kita cegah pada anak usia 0-7 tahun, karena menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernapas bahkan kematian," kata Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar saat meresmikan PIN Polio di Aula Balai Basuo, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, sebagaimana dilansir dari laman Facebook Diskominfo Kota Padang, Selasa (23/7/2024).
Andree mengajak warga Kota Padang yang mempunyai anak usia 0-7 tahun dapat membawa anaknya melakukan imunisasi polio ke Posyandu, Puskesmas atau Pos PIN Polio terdekat sesuai waktu yang ditentukan.
"Kita berharap semua pihak, unsur pemerintah dan stakeholder terkait mendukung penuh kesuksesan PIN Polio ini. Sehingga Kota Padang mencapai target 100 persen dari jumlah sasaran sesuai yang diharapkan. Hal ini juga upaya kita dalam mewujudkan generasi emas di 2045," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang Depitra Wiguna menyebutkan, PIN Polio merupakan tindak lanjut dari kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di 7 provinsi di Indonesia.
"PIN Polio dilakukan berupa pemberian vaksin polio sebanyak dua tetes bagi anak usia 0-7 tahun. Vaksin polio diberikan secara gratis di setiap Pos PIN Polio yakni Posyandu, Rumah Sakit, Puskesmas hingga di PAUD, TK dan SD," jelasnya.
Depitra menambahkan, pelaksanaan PIN Polio berlangsung secara dua tahap, untuk tahap pertama pada 23-29 Juli 2024 dan tahap kedua 6-12 Agustus 2024.
"Untuk sasaran riil vaksin polio di Kota Padang sebanyak 96.457 anak usia 0-7 tahun," paparnya. (*)


Komentar