Padang, Arunala.com - Mencuatnya kisruh di Komisi Informasi (KI) Sumbar jadi perhatian serius anggota DPRD Sumbar, Muhammad Nurnas, yang merupakan salah seorang inisator lahirnya lembaga bentukan UU ini di Sumbar.
Dirinya menilai, baik Gubernur maupun DPRD Sumbar harus mengambil sikap tegas untuk menyelesaikan kisruh itu.
"Bila informasi yang saya dapat dari berbagai pemberitaan media menyatakan ada dugaan rangkap jabatan oleh Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra, berarti mencederai kepercayaan DPRD dan Gubernur Sumbar," ucap Nurnas.
Ia menyampaikan, lembaga Komisi Informasi tugasnya jelas, yakni sebagai pengawal keterbukaan, tentu individu yang dipercayakan jelas orang-orang pilihan yang punya integritas terhadap keterbukaan.
"Bagaimana orang yang tidak berintegritas, mencederai pernyataannya sendiri tidak dipenuhinya untuk mengambil putusan dalam memutus sengketa informasi publik," tambah Nurnas lagi.
Dirinya menjelaskan, semua calon sudah pasti menandatangani Pakta Integritas, pernyataan yang ditandatangani diatas meterai, seperti pernyataan siap mundur dan surat pernyataan siap bekerja penuh waktu.
Nurnas menerangkan, setiap calon jika terpilih harus mundur, sebagaimana Peraturan Komisi Informasi (Perki) Nomor 4 tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi pasal 9 huruf f berbunyi "Bersedia melepaskan jabatan keanggotaan dan jabatan dalam Badan Publik, apabila diangkat menjadi anggota Komisi Informasi".
"Jika semua yang ditemukan oleh salah satu kelompok kerja pengawal integritas ini benar, Gubernur harus tegas untuk mengambil tindakan," pungkas Nurnas.
Sebelumnya, Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra yang dihubungi terpisah, mengaku sudah mengetahui kabar tentang sejumlah pihak yang mempertanyakan dirinya yang dituding rangkap jabatan baik sebagai komisioner KI Sumbar maupun sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Padang.
"Selain jadi komisioner KI Sumbar, saya juga masih menjadi dosen, tapi posisi saya sebagai dosen biasa saja dan tidak ada jabatan struktural di kampus tempat saya mengajar," kata Musfi Yendra kepada Arunala.com pada Minggu malam (28/7/2024)next


Komentar