Tiga Nagari di Sumbar Masuk Penilaian Apresiasi Monev Desa 2024

Metro- 08-08-2024 19:01
KI Sumbar saat berkunjung ke Kantor Wali Nagari Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (7/8/2024) kemarin. (dok : istimewa)
KI Sumbar saat berkunjung ke Kantor Wali Nagari Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (7/8/2024) kemarin. (dok : istimewa)

Limapuluh Kota, Arunala.com - Tiga nagari di Sumba dinilai Komisi Informasi (KI) untuk kegiatan apresiasi monitoring dan evaluasi (monev) Desa 2024 yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat.

Tiga nagari yang dinilai itu merupakan usulan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar ini yakni

Nagari III Koto Aua Malintang, Padangpariaman, Nagari Nagari Simalanggang Kabupaten Limapuluh Kota, dan Nagari Nagari Malampah Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.

Koordinator Apresiasi Monev Desa KI Sumbar, Mona Sisca menjelaskan, dari hasil penelitian pihak Dinas PMD Sumbar ada tiga nagari yang diusulkan untuk penilaian tingkat pusat ini.

Tiga nagari yang diusulkan itu masing-masing mewakili tiga kategori yakni Desa Maju, Desa Berkembang dan Desa Tertinggal.

"Untuk menentukan tiga nagari tersebut maka KI Sumbar berkoordinasi dengan Dinas PMD Sumbar meneliti data masing-masing nagari di IDM 2023 sesuai kategorinya," ungkap Mona Sisca bersama Wakil Ketua KI dan tim dari Dinas PMD saat lakukan peninjauan ke Nagari Simalanggang, Rabu (7/8/2024) kemarin.

Mona mengaku, peninjauan yang dia lakukan bersama tim itu untuk melihat dari dekat bagaimana tata kelola data yang dibuat dan juga sejauh mana semangat dari masing-masing nagari itu dalam apresiasi monitoring dan evaluasi (monev) Desa 2024.

Mona menerangkan, tiga nagari untuk masing-masing kategori itu adalah, kategori Desa Maju yakni Nagari III Koto Aua Malintang, Padang Pariaman.

Kemudian kategori Desa Berkembang adalah Nagari Simalanggang Kabupaten Limapuluh Kota, serta kategori Desa Tertinggal yaitu Nagari Malampah Barat, ada di Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.

Sementara Wakil Ketua KI Sumbar, Tanti Endang Lestari mengatakan, dalam penilai itu tidak hanya dilihat dari keseriusan dan semangat masing-masing nagari untuk bisa jadi wakil Sumbar pada kegiatan yang dibuat KI pusat itu.

"Penting juga, semangat dan support semua pihak terutama bupati wali kota, Dinas PMD, Dinas Kominfo setempat dan wali nagari bersangkutan. Karena ini sangat berarti dalam mendorong Nagari Informatif menjadi jawara di kancah Nasional , Apresiasi Monev Desa 2024 khususnya Nagari yang sudah pernah mengikuti monev KI sebelumnya," kata Tanti. (*)

Komentar