Support Pariwisata, Diskominfotik Bali Bangun 2.150 Titik Wifi

Ekonomi- 09-11-2024 19:45
Pertemuan jurnalis Sumbar dengan Diskominfotik Provinsi Bali, Selasa siang (5/11/2024). (dok : arunala.com)
Pertemuan jurnalis Sumbar dengan Diskominfotik Provinsi Bali, Selasa siang (5/11/2024). (dok : arunala.com)

Bali, Arunala.com - Kepala Biro Adpim Setprov Sumbar Mursalim secara terbuka menyebutkan seperti apa kerja sama yang dibangun Pemprov Bali dalam mempublikasikan sektor pariwisata, sehingga pariwisatanya cukup dikenal di manca negara.

Ini diungkapkan Mursalim saat memimpin rombongan sejumlah jurnalis Sumbar yang tergabung dalam PJKIP dan JPS Sumbar tatap muka dengan Dinas Kominfotik serta Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Selasa (5/11/2024).

"Sebab mengandalkan APBD saja untuk mempublikasikan iven-iven pariwisata maupun objek-objek wisata saja, saya rasa tidak akan cukup di segi pembiayaannya," kata Mursalim.

Untuk di Sumbar sendiri, terangnya, langkah mempublikasikan iven maupun objek-objek wisata itu dengan menggandeng pihak media sehingga hal itu tidak membebani APBD.

"Makanya, melalui pertemuan ini, setidaknya kami bisa mengetahui pola apa yang digunakan Pemprov Bali dalam menggerakkan sektor pariwisatanya ini sekaligus meningkatkan PAD," ucap Mursalim.

Sementara, Kepala Bidang Humas Publikasi dan Dokumentasi Provinsi Bali, Kadek Suadnyana Puriyanto memaparkan, ada 115 media mulai cetak, elektronik dan media online yang diajak Pemprov Bali bekerja sama.

"Soalnya, kami dari Diskominfo Bali tetap harus menjaga citra daerah kami dalam menunjang kepariwisataan Bali ini yang berkolaborasi dengan unsur media, sehingga citra pariwisata tetap jadi daya tarik para wisatawan," ungkap Kadek.

Terlebih dalam memberitakan berbagai destinasi wisata yang ada di Bali, berikut dengan iven-iven yang akan bakal diadakan di tempat wisata itu. "Dengan harapan ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Bali," ulasnya.

Dia melanjutkan, hal lainnya sebagai bentuk supporting Diskominfotik Bali mendukung sektor pariwisatanya yakni dengan membangun 2.150 titik wifi.

"Titik-titik Wifi itu kami bangun di ratusan tempat-tempat umum wisata dan tempat lainnya. Tujuannya memberikan kemudahan para wisatawan yang membutuhkan jaringan internet saat mereka berwisata di Bali," tukas Kadek.

Hal lainnya yang menunjang pariwisata di Bali yakni dengan adanya iven-iven internasional yang dilangsung di Pulau Dewata itu.

Dengan adanya iven-iven internasional itu, menjadikan pariwisata Bali makin dikenal lebih luar oleh wisatawan baik lokal maupun internasional," pungkas Kadek. (*)

Komentar