Kepala BPPSDMP Kementan ke Pariaman, Yota Balad: Pastikan Transformasi Gaji Penyuluh

Ekonomi- 26-12-2025 11:25
Wali Kota Pariaman Yota Balad serahkan miniatur Tabuik kepada Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti, saat kunjungi Kota Pariaman, Jumat (26/12/2025). IST
Wali Kota Pariaman Yota Balad serahkan miniatur Tabuik kepada Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti, saat kunjungi Kota Pariaman, Jumat (26/12/2025). IST

Pariaman, Arunala.com - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Idha Widi Arsanti, kunjungi Kota Pariaman, Jumat (26/12/2025).

Kedatangan BPPSDMP Kementan RI disambut Wali Kota Pariaman, Yota Balad didamapingi Sekko Pariaman, Afrizal Azhar, dan kepala OPD terkait di rumah dinas wali kota.

Dalam pertemuan itu Yota Balad kunjungan Kepala BPPSDMP ini cuku strategis bagi Kota Pariaman, sekaligus kabar baik bagi keberlangsungan sektor pertanian di kotanya, termasuk kesejahteraan tenaga penyuluh.

Ia menegaskan, pengalihan beban gaji ke pusat akan memberikan ruang fiskal yang lebih lega bagi APBD kota untuk dialokasikan pada program pembangunan pertanian lainnya.

Dirinya sangat mengapresiasi kebijakan Kementan ini. Dengan transformasi status gaji ini, para penyuluh kita akan memiliki kepastian kesejahteraan yang lebih baik.

"Ini adalah bentuk penghargaan nyata bagi ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan," ujarnya.

Sementra itu, Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti menyampaikan poin krusial mengenai kebijakan baru dari Kementerian Pertanian.

"Mulai tahun 2026, status penggajian seluruh penyuluh pertanian di Kota Pariaman akan ditanggung langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan)," kata Idha/

Langkah ini, jelasnya, diambil untuk menyeragamkan standar kesejahteraan penyuluh di seluruh Indonesia.

"Hal lainnya, Kementan RI juga memastikan fokus kerja para penyuluh tetap optimal mendampingi petani tanpa terhambat kendala anggaran di tingkat daerah," ucap Idha.

Tidak hanya itu, lanjut Idha tepat 7 Januari 2026 nanti, Menteri Pertanian akan melakukan launching Swasembada Pangan Indonesia.

"Pada kesempatan itu akan menghadirkan seluruh penyuluh pertanian dan mereka akan diberi arahan langsung oleh Pak Menteri terkait bagaimana kedepannya penyuluh ini bergerak untuk mewujudkan program Swasembada pangan ini," ucapnya.

Idha menambahkan, selain membahas administratif penggajian, kunjungan ini juga menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas SDM.

Seiring dengan pengalihan gaji, Kementan juga akan memperketat monitoring kinerja dan memberikan pelatihan berkelanjutan bagi para penyuluh.

"Kementan juga akan memberikan hal -- hal lain untuk menunjang kinerja penyuluh pertanian di Kota Pariaman," ucap Idha. (cpt)

Komentar