Rendahnya Siswa Hadir Salat Subuh Berjemaah, Undang Kekhawatiran Ketua DMI Kota Padang

Metro- 10-01-2026 12:03
Ketua DMI Kota Padang, Maigus Nasir hadiri muscab DPC DMI Nanggalo, Sabtu (10/1/2026). IST
Ketua DMI Kota Padang, Maigus Nasir hadiri muscab DPC DMI Nanggalo, Sabtu (10/1/2026). IST

Padang, Arunala.com - Wakil Wali Kota Padang yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang, Maigus Nasir, menyoroti rendahnya kehadiran para siswa baik SD dan SMP sederajat ke masjid atau musala.

Dengan adanya kondisi demikan, maka Maigus berharap DMI ikut berkontribusi serta melakukan kajian terhadap permasalahan ini.

"Dari data yang ada, kehadiran siswa salat Subuh ke masjid dan musala tak sampai separuh. Ini kenapa, DMI perlu ikut melakukan kajian mengingat Pemko Padang punya program Unggulan (Progul) Smart Surau," ungkap Maigus ketika membuka Musyawarah Cabang (Muscab) DMI ke-X Kecamatan Nanggalo, aula Kantor Camat setempay, Sabtu (10/1/2026).

Maigus menyarankan, pengurus DMI melakukan koordinasi dan konsolidasi pada sekolah-sekolah yang ada di sekitar masjid-masjid sekitarnya.

Dari pihak pemko, akan mengumpulkan kepala-kepala sekolah dan guru, untuk membahas hal tersebut, agar progul Smart Surau dapat terlaksana dengan baik.

"Saya akui, ada orang tua curhat pada saya, dia mengaku terganggu dengan progul Smart Surau, karena berkurang tidurnya. Biasanya, kebanyakan orang tua hanya membangunkan anaknya menjelang berangkat sekolah, bukan di waktu subuh. Ini kan perlu kajian," ujarnya.

Selanjutnya, kepada para kepala sekolah dan guru-guru, Maigus mendorong untuk lebih aktif menggerakkan siswa agar lebih rajin datang ke masjid dan mushalla menunaikan salat Subuh berjamaah.

"Guru adalah penggerak, maka berkewajiban menggerakkan siswa untuk datang ke masjid. Di posisi ini, pengurus masjid juga diharapkan perannya untuk memberitahu para orang tua," ucap Maigus.

Kepada pengurus DMI Nanggalo, Maigus berpesan untuk memperkuat konsolidasi. Hal ini sangat diperlukan dalam organisasi. Organisasi akan kuat, jika konsolidasinya juga kuat. Keberhasilan sebuah organisasi, tergantung perencanaan.

"Di masjid itu lengkap, ada ulama, ada akademisi, ada tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda dan intelektual lainnya. Karena itu mari kita makmurkan masjid," ajak Maigusnext

Komentar