Recovery Pertanian Sumbar Pasca Bencana Jadi Fokus Rahmat Saleh

Nasional- 14-01-2026 06:47
Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh. IST
Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh. IST

Jakarta, Arunala.com - Pemulihan sejumlah saluran irigasi pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumbar jadi hal mendesak untuk segera lakukan.

"Sebab persoalan irigasi ini tidak hanya dipandang sebagai isu sektoral semata, melainkan menyangkut ketahanan pangan, keberlanjutan ekonomi petani, hingga stabilitas pasokan komoditas nasional," ungkap

Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh saat dihubungi wartawan dari Padang, Selasa malam (13/1/2026).

Rahmat Saleh mengaku, langkah pemulihan jaringan irigasi di Sumbar itu ia sampaikan dalam pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025--2026 yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa itu.

"Pemulihan ini harus diprioritaskan karena Sumbar memasuki tahap

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana," ungkap Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini.

Rahmat mengatakan, irigasi memiliki peran vital dalam menjaga Sumbar sebagai bagian dari rantai pasok pangan nasional.

"Jadi dapat dikatakan, Sumbar memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga pangan pada sejumlah komoditi," bebernya.

Kalau bicara pemulihan Sumbar pasca bencana, sebut Rahmat, maka irigasi adalah pintu masuknya.

"Tanpa irigasi yang berfungsi, produktivitas petani akan terus turun dan efeknya tidak hanya berantai ke ekonomi daerah, namun juga nasional," kata Legislator asal Sumbar ini.

Ia mengungkapkan, berdasarkan inventarisasi awal, kebutuhan anggaran untuk pemulihan irigasi di Sumbar diperkirakan mencapai Rp2 triliun.

Mendapati anggaran untuk pemulihan yang cukup besar, dirinya mengaku akan mendorong agar hal ini masuk dalam prioritas pembahasan anggarannya di Komisi IV DPR RI.

Langkah berikutnya, akan koordinasi juga lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum, yang menjadi kunci agar program pemulihan maksimal.

Rahmat juga menyarankan pentingnya pelibatan pemerintah daerah dan kelompok tani dalam perencanaan pemulihan irigasinext

Komentar