.
Ini kemudian memicu persoalan antara kelompok tani itu dengan toko yang jual pupuk.
"Padahal yang bertugas menginput atau mengentry data kelompok tani itu ada pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Dinas Pertanian Pessel. Ini yang akan saya cek kebenarannya baik ke Pemkab Pessel maupun Dinas Pertanian Sumbar, dimana letak persoalan sebenarnya," tukas Bakri Bakar.
Untuk diketahui, reses dapil yang lakukan Bakri Bakar di Taratak Tampatiah, Kecamatan Batang Kapas, pada Senin malam (2/2/2026) itu juga dihadiri wali nagari, ketua Bamus, alim ulama, tokoh adat, bundo kanduang dan pemuda serta kelompok tani. (tqa)


Komentar