.
Selain itu, Berri melihat kolaborasi UMKM dan Bank Nagari sebagai bentuk embedded development, penguatan ekonomi yang tumbuh dari struktur lokal itu sendiri. "Ketika usaha seperti Magenta Coklat naik kelas, maka daerah ikut naik kelas. Ini bukti pembangunan ekonomi tidak harus datang dari luar. Ia bisa tumbuh dari dapur kecil seperti milik Pipih," kata alumni Universitas Andalas ini.
Di usia ke-64, tema "peduli, bertumbuh, dan integritas" tidak lagi sekadar slogan. Ia hidup dalam perjalanan usaha-usaha kecil seperti Magenta Coklat. Karena pada akhirnya, pertumbuhan bukan tentang seberapa cepat melaju. Tetapi tentang seberapa kuat bertahan.
Seperti sepotong kue yang tampak sederhana, perjalanan Magenta Coklat tidak selalu manis. Ada pahit, ada jatuh, ada ragu. Namun justru di situlah rasanya menjadi utuh. Dan seperti pelanggan yang selalu kembali, kepercayaan itu tumbuh. Pelan, tapi pasti. Magenta Coklat mungkin tidak berisik. Namun ia tetap ada. Dan akan terus ada.(*)


Komentar