Unand Perkuat Reputasi Global dan Cetak Lulusan Adaptif Berintegritas

Metro- 09-05-2026 16:46
Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D bersalaman dengan salah satu wisudawan Davi Ahmad Zhillal  S.Ked saat Wisuda II di Auditorium Universitas Andalas, Sabtu (9/5/2026). Davi merupakan anak kedua dari Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua. Fairuz Syaugi untuk Arunala.com
Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D bersalaman dengan salah satu wisudawan Davi Ahmad Zhillal S.Ked saat Wisuda II di Auditorium Universitas Andalas, Sabtu (9/5/2026). Davi merupakan anak kedua dari Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua. Fairuz Syaugi untuk Arunala.com

Padang, Arunala.com---Universitas Andalas kembali mencatat berbagai capaian strategis yang memperkuat posisinya di tingkat nasional maupun internasional. Kampus tersebut saat ini telah memperoleh Akreditasi Institusi "Unggul" dari BAN-PT yang berlaku hingga tahun 2028. Tidak hanya itu, sebanyak 57 persen program studi di lingkungan UNAND juga telah mengantongi akreditasi unggul, sebuah pencapaian yang dinilai semakin mempertegas kualitas pendidikan tinggi di kampus tersebut.

Di tingkat global, Universitas Andalas juga kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui pemeringkatan dunia Times Higher Education (THE) 2025. Dalam pemeringkatan itu, Unand menempati posisi kedelapan terbaik secara nasional. Sementara pada kategori Interdisciplinary Science Ranking THE, kampus ini berhasil berada pada peringkat 201--250 dunia.

"Ini menjadi bukti bahwa nama Universitas Andalas kini tidak hanya dikenal di Sumatera dan Indonesia, tetapi juga mulai diperhitungkan di tingkat internasional," kata Rektor Efa Yonnedi, Ph.D saat menyampaikan sambutan dalam Wisuda II Tahun 2026 di Kampus Limau Manis, Sabtu (9/5/2026).

Selain memaparkan capaian institusi, Rektor juga menjelaskan Unand terus melakukan transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan administrasi kampus. "Sepanjang tahun 2025, berbagai inovasi berbasis teknologi telah diterapkan, mulai dari penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada ijazah, pengembangan platform MyUNAND, penerapan sistem SAKU Digital, hingga pengoperasian Pusat Layanan Terpadu untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien kepada mahasiswa maupun sivitas akademika," ungkapnya.

Momentum wisuda kali ini juga menghadirkan kisah inspiratif melalui wisudanya Rafael Fadly Harianja, mahasiswa disabilitas rungu dari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Kehadiran Rafael menjadi perhatian tersendiri dalam prosesi wisuda, terlebih dengan hadirnya Juru Bahasa Isyarat (JBI) sebagai bentuk komitmen Universitas Andalas dalam membangun layanan pendidikan yang inklusifnext

Komentar