Padang, Arunala.com--Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi, Ph.D menyampaikan pesan reflektif tentang dunia kerja, karakter, hingga makna membangun warisan hidup kepada para lulusan yang akan memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan tinggi pada Wisuda II Tahun 2026 Unand di Auditorium Universitas Andalas, Minggu (10/5/2026). Ia mengajak para lulusan untuk tidak hanya mengejar kesuksesan karier, tetapi juga membangun integritas dan kebermanfaatan dalam kehidupan.
"Saya ingin berbicara bukan hanya sebagai rektor, tetapi sebagai seseorang yang telah cukup lama mengamati dunia, dunia kerja, dan dunia manusia," kata Rektor Universitas Andalas.
Ia menekankan pekerjaan pertama bukanlah penentu hidup seseorang, melainkan penentu cara seseorang belajar menghadapi kehidupan. Lulusan baru tidak perlu panik apabila belum langsung mendapatkan pekerjaan setelah wisuda dan tidak perlu menerima pekerjaan yang salah hanya karena takut dianggap menganggur.
"Pekerjaan pertama adalah tempat belajar, bukan tempat tiba. Yang membedakan orang sukses bukan di mana para lulusan mulai, tetapi bagaimana belajar dan bergerak dari titik awal itu. Mulailah, dari mana saja yang bisa dimulai," katanya.
Efa Yonnedi juga mengingatkan dunia kerja pada dasarnya tidak hanya mencari ijazah, tetapi lebih menghargai karakter seseorang. Ijazah memang dapat membuka pintu kesempatan, namun karakterlah yang menentukan apakah seseorang mampu bertahan dan dipercaya.
"Ijazah para lulusan membuka pintu. Tapi karakterlah yang membuat kalian diizinkan tinggal di dalam. Apakah kalian menyelesaikan apa yang kalian janjikan? Apakah kalian jujur ketika melakukan kesalahan, alih-alih mencari alasan?" tuturnya.
Menurut dia, disiplin, komunikasi, kejujuran, dan inisiatif merupakan kualitas yang kini semakin langka, sehingga menjadi sangat berharga di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Karena itu, ia meminta para wisudawan untuk mulai membangun reputasi sejak hari pertama bekerjanext


Komentar