Dua Korban Terkena Peluru Nyasar di UNP, Kodam XX/TIB Tutup Area Latihan dan Kerahkan Tim Investigasi Gabungan

Metro- 03-06-2026 19:38
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/TIB, Kolonel Kav Taufiq, dalam konferensi pers yang digelar di Padang, Rabu (3/6/2026). (dok : arunala.com)
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/TIB, Kolonel Kav Taufiq, dalam konferensi pers yang digelar di Padang, Rabu (3/6/2026). (dok : arunala.com)

.

Menurut Taufiq, terdapat sejumlah faktor teknis yang perlu dianalisis secara komprehensif, termasuk jarak antara lokasi kejadian dengan area latihan tembak yang menjadi perhatian dalam penyelidikan.

"Secara geografis jarak lokasi kejadian dengan area latihan cukup jauh. Karena itu kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan. Semua harus dibuktikan melalui uji balistik dan pemeriksaan teknis yang akurat," tegasnya.

Tim investigasi yang terdiri dari unsur Polisi Militer, Intelijen, Hukum, serta personel teknis amunisi dan persenjataan masih melakukan pendalaman di lapangan.

Penyisiran juga terus dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya proyektil lain yang dapat mendukung proses penyelidikan.

Pangdam Perintahkan Area Latihan Ditutup Sementara

Sebagai langkah antisipasi dan bentuk keseriusan dalam menangani kasus tersebut, Pangdam XX/TIB telah menginstruksikan penghentian seluruh aktivitas di lokasi latihan tembak hingga investigasi selesai.

"Lokasi latihan sudah ditutup sementara sejak kemarin. Tidak ada aktivitas apa pun yang diperbolehkan sampai tim investigasi menyatakan area tersebut aman dan seluruh proses pemeriksaan selesai," kata Kapendam.

Penutupan area latihan dilakukan untuk menjaga integritas proses penyelidikan sekaligus mencegah kemungkinan risiko yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat.

Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Kodam XX/TIB mengajak masyarakat dan media untuk menunggu hasil resmi investigasi yang saat ini masih berlangsung.

Pihaknya berkomitmen mengungkap fakta secara transparan dan profesional agar penyebab insiden dapat diketahui secara jelas.

"Kami memahami perhatian publik terhadap peristiwa ini. Namun kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil investigasi resmi sehingga informasi yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Kolonel Kav Taufiq.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berjalan dan hasil uji balistik akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan asal-usul proyektil yang menyebabkan dua mahasiswa UNP mengalami luka tembak tersebut. (dpg)

Komentar