SMTI Padang Lantik 216 Lulusan, Menperin: Pendidikan Vokasi Lahirkan Teknisi Terampil

Metro- 17-07-2026 13:26
Menperin, Agus Gumiwang saat berikan kuliah umum saat pelantikan kelulusan 216 siswa SMTI Padang dan SMTI-SMAK se Indonesia secara virtual, Kamis  (16/6/2026). IST
Menperin, Agus Gumiwang saat berikan kuliah umum saat pelantikan kelulusan 216 siswa SMTI Padang dan SMTI-SMAK se Indonesia secara virtual, Kamis (16/6/2026). IST

.

Capaian ini, tukasnya, menunjukkan bahwa kompetensi lulusan SMK Kementerian Perindustrian sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, BPSDMI akan terus mendampingi lulusan yang masih berada dalam proses pencarian kerja.

Bagi para lulusan yang masih dalam proses rekrutmen, lanjutnya, BPSDMI bersama SMK akan memberikan asistensi selama tiga bulan ke depan untuk pencarian kerja.

"Apabila dalam enam bulan masih belum terserap, akan diberikan program penguatan kompetensi spesifik maupun fasilitasi pemagangan guna mempercepat penempatan kerja," jelas Doddy.

Terpisah, Kepala SMTI Padang, Sylvi mengatakan, serapan lulusan sekolahnya tahun ini cukup signifikan. Salah satunya karena adanya kerjasama dengan PT Mayora Indah Tbk.

Bersama perusahaan besar nasional itu, pihaknya laksanakan seleksi Mayora Academy untuk pembinaan link & match dengan kebutuhan industri mulai dari PPDB.

"Kerja sama ini wujud komitmen kami mengantarkan siswa menjadi tenaga kerja industri yang kompetitif," katanya.

Sylvi menjelaskan, hasil seleksi Mayora Academy pada kelulusan 2026, ada sebanyak 53 siswa yang akan langsung ditempatkan bekerja dan jadi karyawan di PT Mayora Indah Tbk.

Sedangkan yang masih kelas XI yang akan naik kelas XII ada 86 orang mengikuti program Mayora Academy. Begitu juga di kelas X yang akan naik kelas XI ada 110 orang.

Pada pelantikan lulusan Angkatan ke-58 SINTEGRA'23, sebanyak 216 atau 99,08 persen lulusan resmi dikukuhkan, dengan 100 persen dinyatakan kompeten melalui uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Berdasarkan data penelusuran lulusan hingga hari pelantikan, 60,19 persen lulusan telah terserap, terdiri atas 37,04 persen bekerja di berbagai perusahaan.

Sebanyak 23,15 persen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara sisanya masih mengikuti proses rekrutmen menunggu umur 18 tahun yang terus dipantau oleh sekolah.

Sebanyak 191 lulusan atau 87.60 persen tersertifikasi TOEIC. pencapaian assesment TVET 4.0 dengan skor 2,13 yang merupakan capaian terbaik tingkat smk di lingkungan BPSDMI Kemenperin RI.

100 persen lulusan menerima sertifikasi nasional LSP P1 dari BNSP dengan 10 skema teknik kimia industri dan teknik otomasi industri serta sertifikasi HSEQ dari Vapro Belanda.

"Capaian tersebut melanjutkan tren positif yang ditunjukkan sekolah dalam menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia industri," tukas Silvinext

Komentar