.
Guncangan juga dirasakan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, di antaranya Kabupaten Jeneponto, Kepulauan Selayar dan Maros.
Sejumlah Gempa Susulan Terjadi
Setelah gempa utama, sejumlah aktivitas gempa susulan tercatat. Gempa susulan berkekuatan M6,2 terjadi pada pukul 05.13.53 WIB, disusul M6,2 pada pukul 05.28.40 WIB dan M5,6 pada pukul 05.37.19 WIB.
Sejumlah gempa susulan lainnya juga tercatat, termasuk M5,5.
Berdasarkan informasi sementara, gempa-gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.
BNPB hingga kini masih melakukan pemutakhiran data mengenai korban jiwa, korban luka-luka, kerusakan bangunan serta dampak lainnya.
Data yang disampaikan masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai hasil verifikasi di lapangan.
BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Berton mengimbau masyarakat, terutama yang berada di kawasan pesisir, agar tetap tenang dan mengikuti arahan resmi pemerintah daerah serta informasi peringatan dini BMKG.
Masyarakat juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa karena berpotensi roboh dan membahayakan keselamatan.
"BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," tukasnya.
Perkembangan situasi, sebut dia, hendaknya dipantau melalui kanal resmi BMKG, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta TNI-Polri.
"Hingga saat ini, BNPB bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait terus melakukan pemantauan, evakuasi serta penanganan korban di sejumlah wilayah terdampak," tutur dia.
Data dan informasi masih bersifat sementara dan akan diperbarui berdasarkan hasil pendataan serta verifikasi petugas di lapangan. (*/dpg)


Komentar